DPR RI: 15 Komponen yang Harus Menjadi Perhatian Kemenag (3)
Ahad , 02 Jul 2017, 19:42 WIB

Republika/Wihdan Hidayat
jamaah haji (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid mengatakan Kementrian Agama perlu memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 2017. Ada lima belas bidang yang harus benar-benar diawasi.

Kesebelas, Kemenag harus meningkatkan jumlah posko dan militansi petugas perlindungan dan keamanaan. Petugas ini bisa diperbanyak untuk bertugas mencari jamaah haji hilang baik di Makkah, Madinah dan terutama di Mina.

"Keduabelas, kualitas dan kuantitas fasilitas di Armina terutama di Mina perlu peningkatan. Misalnya kualitas toilet dan kapasitas tenda agar jamaah tertampung dengan layak," ujarnya kepada Republika.co.id, Ahad (2/7). Sodik menjelaskan sebelumnya pernah ada kasus jamaah yang harus tidur miring karena tenda tidak cukup.

(Baca juga : DPR RI: 15 Komponen yang Harus Menjadi Perhatian Kemenag (1))

Ketigabelas, sosialisasi, edukasi dan persuasi reguasi hari tarwiyah dan waktu jumroh penting bagi jamaah. Panitia atau petugas haji harus menjelaskan dengan mendalam, bijak dan tegas agar aturan waktu tarwiyah dan lempar jumrah dapat dipatuhi demi keamanan jamaah sendiri.

Keempatbelas, koordinasi maksimal antar petugas kemenag dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), antara petugas kloter dan non-kloter, antara petugas Indonesia dengan maktab. Sehingga penyelenggaraan dan pelayanan jamaah haji dapat berjalan lancar dan maksimal.

Kelimabelas, tim pengawas haji harus maksimal, detail dan tegas untuk mengawasi seluruh kegiatan dan pelayanan jamaah haji. Terutama pengawasan mitra kerja dari pihak Arab Saudi seperti kualitas dan jumlah bus, kualitas dan jumlah fasilitas di maktab, kualitas dan jumlah katering, serta kualitas dan kapasitas tenda.

(Baca juga : DPR RI: 15 Komponen yang Harus Menjadi Perhatian Kemenag (2))

 

Redaktur : Gita Amanda
Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti

BERITA LAINNYA