Berangkat Juli, Kuota Haji Aceh 4.393 Orang
Kamis , 08 Mar 2018, 13:00 WIB

ANTARA FOTO/Rahmad
Jamaah calon haji asal Lhokseumawe menangis saat berpamitan dengan keluarganya sebelum keberangkatan (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, BANDA ACEH -- Kankemenag kabupaten/kota di Aceh, sedang melakukan verifikasi data dengan mengumpulkan lembar merah atau dokumen tanda bukti setoran BPIH. Verifikasi data di kanwil juga terus dilakukan, juga dengan puskesmas, dinas kesehatan kabupaten/kota yang sedang melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para jamaah yang berangkat pada 2018.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh Drs H M Daud Pakeh menyampaikan bahwa begitu berakhirnya musim haji tahun lalu, persiapan musim haji 2018/1439 Hijriah pun dimulai. Saat ini, kata dia, jumlah kuota haji Aceh 2018 mencapai 4.393 jamaah. Jumlah itu, sesuai dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) No 109/2018, dimana kuota haji reguler Indonesia adalah 204 ribu jamaah.

Kakanwil juga menyampaikan tentang sosialisasikan perkembangan terkini tentang perhajian. Selain soal petugas, ia juga sampaikan tahapan, besaran kuota Aceh, jadwal pelunasan nanti, pentingnya istitha'ah, hingga kesiapan asrama haji dan kesiapan di Arab Saudi.

Kabid PHU, H Abrar Zym mengungkapkan, dari 4.393 jamaah kuota untuk Aceh, maka sebanyak 34 orang di antaranya adalah petugas haji. Mereka terdiri dari 14 orang untuk pelayanan umum, 14 pelayanan bimbingan jamaah, dan 6 pelayanan jamaah.

photo
Kuota haji Indonesia 2018

 

Abrar mengatakan, puncak kesibukan di embarkasi, dimulai pada Senin (16 Juli/3 Dzulqa'idah). Awal pemberangkatan jamaah yang masuk Gelombang I, sejak Selasa (17 Juli/4 Dzulqa'idah), ke Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah," jelasnya.

Selanjutnya, sebagaimana jadwal dalam surat Ditjen PHU yang ditandatangani Dir Pelayanan Haji Dalam Negeri Drs H Ahda Barori As MM, bahwa seusai 10 hari di Madinah, awal keberangkatan jamaah Gelombang I ke Makkah dari Madinah, Kamis (26 Juli/13 Dzulqa'idah).

Jamaah Gelombang II terbang ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah, sejak Senin (30 Juli/17 Dzulqa'idah). Dan masuk asrama haji sehari sebelum itu.

Selanjutnya usai proses perekrutan, pengetesan secara Computer Assisted Tes (CAT), termasuk wawancara, pelatihan petugas yang menyertai jamaah haji dan petugas PPIH Arab Saudi dilaksanakan sejak 27 April, sebelum Ramadhan.

Redaktur : Agus Yulianto
Sumber : kemenag.go.id

BERITA LAINNYA