Pemondokan Jamaah Haji di Madinah Berada di Area Markaziyah
Kamis , 02 May 2019, 20:02 WIB

ROL/Amin Madani
Calon jamaah haji Indonesia memasuki pemondokan di Madinah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Seluruh hotel yang akan ditempati jamaah haji Indonesia berada di wilayah Markaziyah (kawasan terdekat Masjid Nabawi) di Madinah. 

Baca Juga:

Hal ini ditegaskan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, usai meninjau persiapan layanan akomodasi bagi jamaah haji di Kota Madinah Al Munawwarah.

"Alhamdulillah semua pemondokan jamaah haji Indonesia berada di area Markaziyah dengan titik terjauh sekitar 600 meter dari Masjid Nabawi,” kata Menag dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Kamis (2/5).

Peninjauan layanan ini dilakukan bersama dengan Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nilla F Moeloek, Duta Besar RI Untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, didampingi tim penyedia layanan akomodasi. 

Menag memberikan apresiasi tinggi bagi tim akomodasi. Meski ada tambahan kuota 10 ribu, mereka berhasil menyewa seluruh hotel jamaah di wilayah Markaziyah "Total ada 107 hotel di Madinah yang disewa. Sebanyak 57 hotel disewa full musim dan 50 blocking time," lanjutnya.

Apresiasi juga disampaikan Menko PMK Puan Maharani. Menurutnya, persiapan layanan akomodasi bagi jamaah Indonesia di Madinah sudah bagus dan sesuai standar. “Kamarnya sudah bagus dan saya kira sangat layak untuk menfasilitasi jamaah haji supaya ibadahnya bisa semakin khusyuk,” kata Puan. 

Ketua tim penyiapan akomodasi pemondokan, Rudi N Ambary menjelaskan sejak awal bertugas, timnya berupaya mendapatkan penginapan di daerah Markaziyah semua. 

Hal sama dilakukan saat menerima arahan tentang adanya tambahan kuota 10 ribu. Tim segera bergerak untuk menyewa hotel-hotel yang masih ada di wilayah Markaziyah.“Alhamdulillah, seperti tahun sebelumnya, tim bisa menyewa hotel di area markaziyah semua," kata dia.  

Sebelumnya, tim penyedia layanan akomodasi juga sudah menyelesaikan sewa 163 hotel di Makkah. Saat ini, masih berproses untuk penyediaan tambahan lima hotel lagi di kota kelahiran Nabi. 

Redaktur : Nashih Nashrullah
Reporter : Zahrotul Oktaviani

BERITA LAINNYA