Bus Jemput-Antar Makkah Layani 8 Juta Orang Per Pekan
Selasa , 14 May 2019, 18:27 WIB

Antara/Aji Styawan
Umat Islam melakukan Tawaf keliling Kabah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Umroh di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, Jumat (3/5/2019).

IHRAM.CO.ID, MAKKAH — Lebih dari delapan juta orang tercatat menggunakan layanan bus jemput-antar dari dan menuju Masjidi al-Haram dalam waktu enam hari. Pemerintah Kota Makkah mencatat, data itu diambil selama hari terakhir Syaban (5 Mei) hingga hari kelima Ramadhan (10 Mei).

Baca Juga:

Gubernur Makkah Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdulaziz al-Saud mengatakan, ada peningkatan 14 persen dari periode yang sama pada Ramadhan tahun lalu. Selain itu, tempat parkir khusus Ramadhan yang disiapkan di pinggiran kota suci itu, menerima lebih dari 300 ribu mobil,. Jumlah ini berarti kenaikan delapan persen daripada tahun lalu.

Seperti dilansir Saudi Gazette, Pangeran Khaled mengungkapkan, sekitar 1,6 juta orang menggunakan layanan jemput-antar untuk mencapai stasiun bus Ajyad di dekat Masjidi al-Haram. Lebih dari 771 ribu orang mendatangi stasiun bus Bab Ali. Sebanyak 470.181 orang berhenti di stasiun bis Gerbang Raja Abdul Aziz. Sementara itu, lebih dari 881 ribu orang bertolak dari stasiun bus Jarwal untuk mencapai Masjidi al-Haram.

Lebih dari 2,7 juta orang menggunakan stasiun bus Shaab Amir, 469.793 stasiun bus Jabal Al-Ka'bah, dan lebih dari 984 ribu orang menggunakan stasiun bus Reea Bakhsh. Bus antar-jemput ditargetkan bisa mengangkut lebih dari 40 juta penumpang ke Masjidil Haram pada akhir bulan suci Ramadhan.

Kemudian, Gubernur Makkah memasang sebanyak 500 kipas angin embun di plataran dan atap Masjid al-Haram. Harapannya, kipas angin embun bisa mengurangi suhu panas yang dirasakan jamaah umrah dan pengunjung selama bulan suci Ramadhan.

Kipas angin embun terhubung dengan pompa dan tangki air. Otoritas memperkirakan semprotan uapdingin bisa menurunkan suhu sekitar tiga hingga tujuh derajad celsius.

Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci, fase pertama proyek pemasangan kipas angin embun di plataran Masjid al-Haram dilakukan sembilan tahun lalu. Kemudian, proyek penutupan atap sebagian besar halaman dalam tahappengerjaan fase dua. Otoritas menjelaskan kipas angin embun otomatis menyala setiap kali suhu udara terdeteksi naik di atas 30 derajat celcius.

Redaktur : Hasanul Rizqa
Reporter : Umi Nur Fadhilah

BERITA LAINNYA