Ini Cara Puskeshaj Jaga Server Sikohatkes Tetap Aman

Sabtu , 25 Mei 2019, 06:10 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Andi Nur Aminah
Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusup Singka
Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusup Singka

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pusat Kesehatan Haji (Puskeshaj) Indonesi menggelar rapat petunjuk teknis (Juknis) operasional Siskohatkes. Rapat dilaksanakan bagi petugas kesehatan haji di kabupaten/kota dan embarkasi.

 

Kapala Pusat Kesehatan Haji Indonesia Eka Jusup Singka mengatakan, dilaksanakannya petunjuk teknis ini tujuannya untuk pemantapan para petugas kesehatan. Bagaimana sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu kesehatan (Siskohatkes) ini bisa diimplementasikan oleh para petugas kesehatan haji di Kabupaten/Kota.

Baca Juga

"Bagaimana cara dia menginput, dan bagaimana cara dia mengambil data dari data dasarnya, bagaimana dia mencetak KKHJ semuanya dibahas dalam petunjuk teknis ini," kata Eka saat ditemui setelah selesai rapat, Jumat (24/5).

Eka menuturkan, Siskohatkes dan Siskohat milik Kementerian Agama (Kemenag) terintegrasi yang keduanya memiliki peran sangat penting dalam penyelenggaraan haji. Karena pusat data dari semua jamaah haji ada di Siskohatkes dan siskohat Kemenag. "Karena jamaah datanya di situ. Data jamaah haji seluruhnya ada di Siskohat dan Siskohatkes," katanya.

Eka mengatakan, ketika Siskohatkes dan Siskohat Kemenag servernya down atau bahkan mati, petugas penyelenggara ibadah haji tidak bisa bekerja mengolah data jamaah haji. "Kalau Siskohatkesnya mati itu susah. Kita tidak bisa berbuat banyak, nggak bisa cetak kartu kesehatan jamaah haji (KKJH), tidak bisa aktifkan Android untuk TKHI," katanya.

Maka dari itu kata Eka, rapat petunjuk teknis oprasional Siskohatkes bagi petugas kesehatan haji di kabupaten/kota dan embarkasi itu penting, agar bagaimana setiap petugas bisa menjaga sistem komputerisasi stabil. "Karena itu seperti jantungnya kehidupan.Dan jantungnya penyelenggaraan haji itu ada di siskohat," katanya

Eka mengatakan, untuk menjaga Siskohat down atau mati, Puskeshaj Indonesia memiliki tim, di bawah koordinasi Pusdatin unit kerja setingkat eselon dua. Tim ini merupakan unsur pendukung pelaksanaan tugas Kementerian Kesehatan di bidang data dan informasi kesehatan.

Sehingga dalam mengolah dan dan informasi, Puskeshaj Indonesia bekerjasama dengan Pusdatin Kemenag, untuk memastikan server Siskohatkes dan Sikohat Kemenag aman dari segala gangguan. "Helpdesk ada di Pusdatin pusat data informasi kita Puskeshaji bekerjasama dengan Pusdatin dan akan berkoordinasi dengan helpdesk di Kementerian Agama," katanya.

Siskohatkes merupakan aplikasi dan teknologi informasi yang memfasilitasi kebutuhan pengumpulan data, pengolahan data, dan melakukan komunikasi cepat pelayanan kesehatan haji Indonesia yang terpadu dengan Siskohat Kemenag. Dalam memudahkan petugas menggunakan Siskohatkes maka petugas harus mempunyai petunjuk teknis baku dalam mengoperasikannya.

Eka mengatakan dalam penyusunan Juknis Siskohatkes harus memfasilitasi kebutuhan petugas dalam menyelesaikan masalah Siskohatkes di daerah, sehingga tidak merugikan kepentingan jamaah haji terutama dalam masa pelunasan BPIH. Selain Pusakeshaj Indonesia, rapat juga dihadiri peserta dari Kemenag dan Pusdatin Kemenkes.

 

 

 
Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019
IMSAK SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA
04:27 04:27 11:49 14:58 17:52 19:00