Embarkasi Padang akan Berangkatkan 6.908 Calon Jamaah Haji
Selasa , 25 Jun 2019, 14:36 WIB

Antara/Iggoy el Fitra
Jamaah calon haji bersiap memasuki pesawat, pada keberangkatan kloter pertama embarkasi Padang, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatera Barat, Selasa (17/7).

IHRAM.CO.ID, PADANG -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat Hendri mengatakan embarkasi Padang tahun ini akan memberangkatkan 6.908 jamaah haji. Jumlah tersebut merupakan gabungan jamaah haji asal Sumbar dan Bengkulu.

Baca Juga:

Hendri mengatakan embarkasi Padang akan memberangkatkan 18 kelompok terbang (kloter) ke Arab Saudi. 13 kloter jamaah dari Sumbar dengan jumlah 5.005 jamaah dan 5 kloter jamaah asal Provinsi Bengkulu sebanyak 1.940 orang. 

"Satu kelompok terbang terdiri dari 388 jamaah haji dan lima petugas kloter," kata Hendri usai acara pelantikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang tahun di 1440 H di Aula Asrama Haji Padang, Selasa (25/6).

Hendri menjelaskan, jamaah haji asal Bengkulu tahun ini tidak lagi menginap di asrama haji embarkasi Padang. Jamaah asal Bengkulu hanya transit di Bandara Internasional Minangkabau sebelum bertolak ke Madinah. Perubahan ini karena dampak dari keputusan Menteri agama RI nomor 142 tahun 2013 tentang penetapan Badara Tjilik Riwut Palangkaraya dan Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu sebagai bandara embarkasi haji antara. 

Hendri menyebutkan kloter pertama embarkasi Padang akan mulai masuk Asrama Haji pada Sabtu (6/7). Jamaah akan berangkat ke Madinah pada Ahad (7/7).

Hendri berharap sebagai Kanwil Kemenag Sumbar sekaligus dari PPIH dapat memberikan pelayanan pelaksanaan ibadah haji kepada seluruh jamaah khususnya asal Sumatera Barat. 

PPIH kata Hendri merupakan memiliki peranan penting untuk menentukan kesuksesan proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji ke tanah air. "Kami bertekad melaksanakan amanah memberikan pelayanan sebaiknya kepada duyufurrahman yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini," ujar Hendri.

Redaktur : Friska Yolanda
Reporter : Febrian Fachri

BERITA LAINNYA