26 Jumadil Awwal 1441

Studi Banding, Turki Puji Sistem Kesehatan Haji Indonesia

Jumat , 23 Aug 2019, 17:42 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Seorang petugas kesehatan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah sedang mengambil darah jamaah haji yang dirawat (Ilustrasi).
Seorang petugas kesehatan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah sedang mengambil darah jamaah haji yang dirawat (Ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Perwakilan Kementerian Kesehatan Turki mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah pada Kamis (22/8) siang Waktu Arab Saudi. 

Baca Juga

Dalam kunjungan tersebut tim Kemenkes Turki memuji sistem yang diterapkan Indonesia tersebut. Anggota Tim Promotif Preventif (TPP) KKHI, Aji Muhawarman, mengatakan kunjungan ini dalam rangka mengetahui lebih lanjut pelayanan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia.

Aji menuturkan, ada tiga orang delegasi Kemenkes Turki yang berkunjung ke KKHI Makkah. Mereka adalah Kepala Departemen Edukasi Kesehatan Asma Arten, kepala perawat, Fatimah Alzahra dan staf bagian administrasi, Jakfar Kaskalan. 

"Ketiganya diterima Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah dr M Imran, Direktur KKHI Makkah dr Ali Setiawan, SpB,  dan sejumlah petugas kesehatan," katanya melalui keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Jumat (23/8).  

Aji mengatakan, Kemenkes Turki mendapat pemaparan soal fasilitas kesehatan yang dimiliki Indonesia di Arab Saudi. Kemenkes RI mempunyai dua KKHI, di Makkah dan Madinah.

Kedua fasilitas kesehatan ini ditopang tim kesehatan yang terbagi menjadi tim promotif preventif (TPP), tim gerak cepat (TGC) dan tim kuratif rehabilitatif (TKR). Selain itu juga ada tim kesehatan haji Indonesia (TKHI) yang langsung memberikan layanan di kloter.

"Jadi kita jelaskan KKHI punya tim yang tujuannya melakukan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jamaah. Tiap tim ada tugasnya masing-masing," kata Imran.  

Lebih detil, Imran menjelaskan tugas dari setiap tim kesehatan. TPP memberikan penyuluhan kesehatan ke kloter-kloter di hotel. Sementara TGC untuk memberikan pertolongan emergensi di setiap sektor. Sedangkan di KKHI ada TKR yang memberikan layanan medis bagi jemaah yang sakit.  

"Mereka apresiasi kita punya TPP, kedua kita punya dokter spesialis yang cukup lengkap di KKHI," ujar Imran usai berdialog dengan tamunya.

Aji juga menuturkan, kasie Kesehatan Daker Makkah juga sempat menunjukkan kartu kesehatan jamaah haji (KKJH) yang terintegrasi dengan Siskohatkes dan digunakan untuk memantau status kesehatan jamaah haji Indonesia.   

Terlebih lagi dengan penetapan kriteria istithaah kesehatan bagi jamaah haji Indonesia. Karena Turki tidak memberlakukan screaning jamaahnya seperti itu. Pihak Turki sendiri menyampaikan bahwa mereka menyiapkan 500 dokter dan paramedis.  

Mereka juga memiliki tiga klinik kesehatan di Makkah dan 3 klinik kesehatan di Madinah. Sumber daya kesehatan yang disiapkan tersebut untuk melayani sekitar 80 ribu jamaah haji Turki.

Dalam hal kapasitas, fasilitas kesehatan Indonesia memiliki keunggulan dalam menangani pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sementara Turki sendiri punya kebijakan dan fasilitas yang mampu membawa pulang jemaahnya yang butuh perawatan intensif dengan ‘air ambulance’.

Usai berdialog, perwakilan Kemenkes Turki berkesempatan melihat-lihat ruang ICU, IGD, dan apotek di KKHI Makkah.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka, mengatakan studi banding yang dilakukan negara lain bukan hanya saat ini saja, namun sudah dilakukan beberapa kali oleh sejumlah negara lainnya. 

"Bukan hanya Turki. Malaysia, Qatar, Maladewa, dan Bangladesh pun pernah menemui saya untuk belajar kesehatan haji," kata Eka.  

Eka mengatakan, Kemenkes melalui Pusat Kesehatan Haji, merencanakan akan membuat international meeting on health hajj. Dia berharap agenda ini lancar dan bisa memberikan manfaat kepada jamaah. 

 

 
Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020
IMSAK SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA
04:30 04:30 12:07 15:30 18:19 19:33

widget->kurs();?>