24 Rabiul Awwal 1441

Kemenkes Apresiasi Komitmen Lampung Terhadap Kesehatan Haji

Senin , 21 Okt 2019, 11:23 WIB Reporter :Mursalin Yasland/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Seorang petugas kesehatan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah sedang mengambil darah jamaah haji yang dirawat (Ilustrasi).
Seorang petugas kesehatan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah sedang mengambil darah jamaah haji yang dirawat (Ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengapresiasi keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam memerhatikan kesehatan jamaah calon haji (calhaj). Provinsi Lampung masuk tiga provinsi di Indonesia yang fokus memerhatikan kesehatan jamaah calhaj.

Baca Juga

“Saya berkeliling kota untuk menghadiri seminar-seminar seperti ini, dan Alhamdulillah saya baru kali ini bertemu Provinsi Lampung memang sangat kuat komitmennya (kesehatan jamaah calhaj},” kata 

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Eka Jusuf Singka, seusai menghadiri Seminar Nasional dan Workshop Kesehatan Haji di Bandar Lampung, Senin (21/10). 

Menurut Jusuf, tiga provinsi di Indonesia yang terus fokus terhadap kesehatan jamaah calhaj yakni Lampung, Jakarta, dan Sulawesi Selatan. “Saya tidak bisa berkata-kata apa-apa lagi, selain mengucapkan Alhamdulillah dan bersyukur atas komitmen (Lampung) ini,” ujarnya. 

Dia mengatakan, komitmen tersebut sebagai istitha’ah Kesehatan Haji dapat terus berjalan dengan lancar. 

Menurut dia, jamaah calhaj Indonesia sudah diketahui banyak yang tua-tua dan sakit-sakitan. Untuk itu, semua pihak harus tersebut menjaga dan mengawal dengan mementingkan jamaah sebagai tamu Allah. 

“Mudah-mudahan apa yang kita jalani hari ini memiliki nilai ibadah dan saya doakan amal ibadahnya berlipat ganda,” ujarnya. 

Dalam seminar kerja sama dengan Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) Lampung dengan Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia meminta petugas kesehatan haji dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik baik di Indonesia maupun di Tanah Suci. 

“Sebab peran petugas sangat penting bagi jamaah haji kita. Di tengah beragam persoalan jamaah haji tidak semuanya dalam kondisi fisik yang baik, sering muncul kelelahan dan peserta haji banyak yang sudah tua,” kata Chusnunia. 

Menurut dia, keberadaan petugas kesehatan haji juga menjadi pendamping para jamaah. Hal ini kesempatan yang luar biasa membimbing jamaah saat melakukan ibadah, tentu pahalanya berlipat ganda. 

Wagub menyatakan tetap berkomitmen memerhatikan kesehatan jamaah calhaj baik di Indonesia maupun terlebih di Tanah Suci. Ia mendukung pelaksanaan Istithaah Kesehatan Haji dengan memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jamaah haji, baik sebelum berangkat maupun di perjalanan dan di Arab Saudi hingga kembali lagi ke Indonesia.

Dia berpesan kepada calon petugas haji Provinsi Lampung untuk melaksanakan tugas-tugas melayani tamu Allah dengan sebaik-baiknya sehingga proses pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jamaah haji berlangsung aman dan lancar.

Seminar dan workshop tersebut, sebagai upaya persiapan perekrutan Tim Kesehatan Haji Indonesia, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Tahun 2020. 

Ketua AKHI Lampung, dr Zam Zanariah, mengatakan  seminar dan workshop ini diikuti 600 peserta terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan. “Insya’ Allah mereka nantinya menjadi pendamping jamaah haji melayani jamaah haji,” katanya. 

 

 

 

 
Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019
IMSAK SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA
04:05 04:05 11:41 15:05 17:54 19:07

widget->kurs();?>