15 Rabiul Akhir 1441

PDIP Sebut Formasi Kabinet Tinggal Tunggu Pengumuman

Ahad , 20 Oct 2019, 21:52 WIB Reporter :Arif Satrio Nugroho/ Redaktur : Ratna Puspita
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) bersama Presiden Joko Widodo (kiri).
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) bersama Presiden Joko Widodo (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Presiden Joko Widodo tinggal mengumumkan formasi kabinet yang disusunnya. Menurut dia, kader PDIP yang diajukan sendiri sudah dibicarakan.

Baca Juga

"Tunggu pengumuman saja," ujar Hasto setelah menghadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung MPR RI, Ahad (20/10).

Ia mengatakan, nama-nama dari PDIP pun sudah diberikan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ke Jokowi. "Sudah dibahas secara mendalam dalam pertemuan sebanyak dua kali jadi kita tunggu apa yang akan disampaikan Bapak Presiden," ujar Hasto Kristiyanto.

Hasto pun mengatakan, berdasarkan informasi yang didapatnya, nomenklatur kabinet tidak banyak mengalami perubahan dari nomenklatur periode sebelumnya. Ia menegaskan, postur kabinet akan mengikuti institusi sesuai perintah UU Kementerian.

Hasto juga mengklaim, formasi kabinet akan diisi oleh profesional baik dari partai maupun non partai. "Kita tahu pak Jokowi punya sebuah visi untuk membangun SDM kita sebagai skala prioritas dan dari situlah kita melangkah maju dengan menggunakan seluruh potensi yang kita miliki sebagai bangsa," ujar dia.

Sebelumnya, PDI Perjuangan mengakui pertemuan Jokowi dengan sejumlah tokoh parpol, terutama dengan partai non Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dimungkinkan dapat mengubah peta koalisi. Bahkan, pertemuan ini bisa saja mengubah komposisi kabinet.

"Ini berkembang menuju pada pertambahan warga baru dalam koalisi, ya kita liat nanti. Pertemuan Pak Jokowi dan Pak Prabowo, Ketua PAN Zulkifli, mungkin ada perubahan-perubahan dalam peta koalisi ke depan. Ini mungkin mengubah komposisi di kabinet," kata Poltikus PDIP Andreas Hugo Pareira di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10).

Masuknya koalisi baru ke kabinet, maka akan mengubah komposisi yang telah ditentukan. Namun, Andreas mengaku belum mengetahui unsur mana yang akan mengalami pengurangan imbas pergeseran koalisi itu.

"Yang berkurang itu untuk parpol atau non parpol, saya kira dalam 2-3 hari (akan disampaikan)," ujar dia.

 

 
Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019
IMSAK SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA
04:09 04:09 11:49 15:16 18:03 19:19