ACT NTB Bagikan Daging Hewan Qurban kepada Korban Kebakaran

Kamis , 06 Aug 2020, 22:32 WIB Redaktur : Muhammad Fakhruddin
ACT NTB Bagikan Daging Hewan Qurban kepada Korban Kebakaran (ilustrasi).
ACT NTB Bagikan Daging Hewan Qurban kepada Korban Kebakaran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,MATARAM -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Nusa Tenggara Barat membagikan daging hewan kurban kepada puluhan kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Ntonggu, Kabupaten Bima, yang terjadi pada 30 Juli 2020.

 

Terkait

Kepala Cabang ACT NTB, Lalu muhammad Alfian mengatakan, pihaknya mendistribusikan daging satu ekor sapi kepada korban kebakaran rumah di Desa Ntonggu, yang saat ini masih di pengungsian. "Kami merasa bahagia karena saudara kita yang ditimpa musibah bisa merasakan lezatnya bingkisan daging kurban yang diberikan oleh para dermawan," katanya, Kamis (6/8).

NTB, kata dia, merupakan salah satu sasaran implementasi pendistribusian daging kurban karena masih banyak warga di pelosok yang kurang beruntung. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi seperti sekarang ini.

Di NTB, lanjut Alfian, Global Qurban-ACT mendistribusikan hewan kurban hampir di semua kota dan kabupaten. Sebanyak 200 ekor hewan kurban didistribusikan sejak Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah hingga H+3 lebaran kurban atau hari tasyrik.

"Salah satu lokasi yang menjadi tempat distribusi adalah Desa Ntonggu karena warganya mendapatkan musibah kebakaran. Ada sekitar 40 rumah hangus terbakar dan warganya kini tinggal di hunian sementara yang terbuat dari terpal," ujarnya.

Sementara itu, Haji Muhammad, salah satu tokoh masyarakat Desa Ntonggu mengucapkan terima kasih kepada Global Qurban-ACT dan para donatur yang telah menyalurkan hewan kurban kepada para korban kebakaran rumah di daerahnya.

"Alhamdulillah kami bisa merasakan daging hewan kurban di tengah musibah yang menimpa. Di pengungsian ini, kami masih bisa bersilaturahim dan bersama-sama merasakan daging kurban," tutur Muhammad.

Hari Raya Kurban pada 2020 bertepatan dengan peringatan dua tahun gempa bumi yang mengguncang Lombok dan sekitarnya pada Agustus 2018.

Pada saat itu, Global Qurban ACT mendistribusikan hampir 1.000 ekor sapi ke semua penyintas gempa bumi di Pulau Lombok, dan di Pulau Sumbawa, sehingga hampir semua merasakan kelezatan daging kurban pada saat itu.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini