Rabu 14 Oct 2020 16:46 WIB

Pensiunan di India Tertipu Ratusan Juta Rupiah untuk Haji

Pria di India mengaku tertipu ratusan juta rupiah oleh agen perjalanan.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Nashih Nashrullah
Pria di India mengaku tertipu ratusan juta rupiah oleh agen perjalanan. Bendera India (Ilustrasi).
Foto: IST
Pria di India mengaku tertipu ratusan juta rupiah oleh agen perjalanan. Bendera India (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MUMBAI – Nahas benar nasib Firoz Alam Naziruddin Khan. Niat berangkat tanah suci untuk berhaji, pria berusia 62 tahun di India ditipu sebesar 12,26 lakh Rupee atau sekitar Rp 240 juta oleh seorang agen perjalanan.

Agen tersebut mengambil uang yang seharusnya digunakan untuk memfasilitasi anggota keluarga pria tua itu ke Makkah dan Madinah serta melaksanakan haji.

Baca Juga

Pria itu, seorang pensiunan pegawai Kereta Api Pusat, telah mengajukan pengaduan ke polisi Nagpada, India. Polisi mengatakan terdakwa adalah teman pelapor yang juga berjanji untuk mengatur pernikahan putrinya di sebuah Masjid di Arab Saudi. FIR telah didaftarkan pekan lalu. 

"Agen perjalanan itu adalah teman dekat saya. Kami pergi ke Makkah pada 2017 bersama keluarga kami," kata Firoz Alam Naziruddin Khan, yang tinggal di Jijamata Nagar, Worli, sebelum pindah ke Ghazipur di Uttar Pradesh, dilansir dari Indianexpres, Rabu (14/10). 

Setelah kembali dari Makkah, terdakwa mengatakan kepadanya bahwa dia bisa mengatur perjalanan keluarga lagi dengan 28 ribu Rupee per orang untuk menunaikan haji. 

"Perjalanan itu dijadwalkan pada Desember 2018 dan karena saya berencana menikahkan putri saya, dia berkata bahwa dia mengenal orang-orang yang akan membantu mengatur pernikahan putri saya di sana," kata Khan. 

Karenanya, Khan membayar 4,76 lakh Rupee di muka. "Saya membuat pemesanan untuk 17 orang, termasuk keluarga saya dan keluarga menantu laki-laki saya," katanya kepada polisi.

Agen perjalanan itu kemudian menawarkan perjalanan lagi ke Makkah dan Madinah dengan harga 25 ribu Rupee per orang pada Desember 2019. "Untuk 30 anggota keluarga, saya membayarnya lagi 7,5 lakh Rupee," kata Khan. 

Pada Maret 2018, Khan pindah ke Ghazipur tetapi kemudian pada Oktober ketika dia menghubungi tersangka untuk perjalanan mereka, dia meminta lebih banyak uang.

"Dia bilang saya harus membayar lebih, jadi saya memintanya mengembalikan uang muka saya setelah dia berjanji untuk mengatur perjalanan pada Februari 2019," kata Khan. 

Polisi mengatakan terdakwa terus menunda perjalanan dan kemudian membatalkannya. Terdakwa belum mengembalikan uang tersebut kepada pelapor.

"Saya sekarang menetap di UP, jadi saya menghubunginya melalui telepon dan sejak Februari dia berjanji untuk mengembalikan uang itu," kata Khan. Pekan lalu, Khan datang ke Mumbai dan mengajukan pengaduan ke polisi Nagpada.

Sumber: https://indianexpress.com/article/cities/mumbai/trip-to-mecca-madina-62-yr-old-man-duped-of-rs-12-26-l-by-travel-agent-in-mumbai-6724133/   

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement