11 Rabiul Akhir 1442

Bandara Jeddah Telah Disiapkan Menerima Jamaah Umroh Asing

Jumat , 23 Oct 2020, 07:31 WIB Reporter : Mabruroh/ Redaktur : Muhammad Subarkah
Terminal selatan di Bandara King Abdul Aziz di Jeddah dengan bentuk atapnya yang ikonik.
Terminal selatan di Bandara King Abdul Aziz di Jeddah dengan bentuk atapnya yang ikonik.

IHRAM.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Terminal Haji dan Umroh di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah mulai bersiap menerima jemaah umroh asing setelah ditutup hampir delapan bulan. Persiapan ini menindak lanjuti pembukaan umroh untuk menyambut fase ketiga pada 1 November 2020 nanti.

CEO perusahaan yang mengoperasikan lounge haji dan umrah di bandara, Adnan Al-Saqqaf, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan mekanisme untuk menerapkan tindakan pencegahan untuk membendung penyebaran virus corona sesuai dengan protokol yang telah disetujui.

 

“Kami telah melakukan semua pengaturan pencegahan terkait dengan menjaga jarak fisik antara jamaah di dalam terminal maupun di loket. Para pekerja berada pada tingkat kesiapan tertinggi, meskipun kami berharap tidak banyak jemaah yang datang pada gelombang pertama di tahap ketiga. Namun, jumlah jemaah haji yang diizinkan akan meningkat secara bertahap seiring waktu," katanya dilansir dari Saudi Gazette, Jumat (23/10).

 

Al-Saqqaf mengatakan akan ada pemisahan antara pintu masuk dan keluar jamaah dan area lainnya, dan semua fasilitas tersebut akan siap menerima jemaah mulai minggu depan.

 

Sebuah lokakarya yang diadakan di bandara pada hari Ahad membahas persiapan yang diperlukan untuk keberhasilan musim haji dan umrah untuk saat ini. Sementara itu, panitia darurat bandara sudah mulai mengadakan pertemuan sejak Selasa untuk membahas rencana darurat dan memperbaruinya sesuai dengan standar internasional.

 

Peziarah asing akan diizinkan memasuki Kerajaan selama tahap ketiga dimulainya kembali layanan Umrah secara bertahap, pada 1 November. Sekitar 20 persen dari kapasitas Masjidil Haram akan diisi oleh jamaah domestik dan asing selama fase ketiga.

 

Kementerian Haji dan Umrah telah menyelesaikan persiapan untuk menerima jemaah haji asing setelah sukses dan lancar dimulainya kembali haji bagi warga negara dan ekspatriat di dalam Kerajaan. Ada lebih dari 700 perusahaan umrah dan mereka sedang menyelesaikan proses untuk menerima jemaah haji asing.

 

Sebanyak 120.000 jemaah haji sejauh ini telah melakukan Umrah dan 45.000 orang telah melakukan sholat di Masjidil Haram selama tahap kedua Umrah yang dibuka sejak 18 Oktober lalu.

 

 

 

widget->kurs();?>