12 Rabiul Akhir 1442

Daghestan: Dari Imam Syamil Hingga Khabib Nurmagedov

Ahad , 25 Oct 2020, 07:12 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Juara dunia kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov (kanan) berfoto dengan latar belakang tanah kelahirannya di sebuah desa pegunungan di Slidi, Dagestan, Rusia.
Juara dunia kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov (kanan) berfoto dengan latar belakang tanah kelahirannya di sebuah desa pegunungan di Slidi, Dagestan, Rusia.

IHRAM.CO.ID, -- Daghestan adalah salah satu rumpun bangsa di Rusia  Muslim. Mereka kebanyakan hidup sebagai muslim yang taat. Bahkan masyarakat itu mampu menunjukan diri tetap mempertahanan agamanya meski selama sekitar 70 tahun hidup dalam rezim komunis yang sangat anti agama, yakni Uni Soviet.

Di masyarakat negara itu dikenal legenda pejuang yang tangguh, yakni Imam Syamil. Imam Syamil lahir di Gimry Daghetsan, 26 Juni 1797. Dia meninggal di Madinah pada 4 Februari 1871, pada umur 73 tahun. Ia  adalah seorang ulama dan Imam dari wilayah Kaukasus dan tokoh tarekat Naqsyabandiyah.

Dia menjadi legenda karena keberanian dan kepemimpinanya ketika melawan pendudukan Rusia di Kaukasus. Karena jasanya, hingga kini di kenang rakyat Daghestan sebagai pahlawan nasional. 

Nama dan sosok Imam Syamil, masih terlacak sampai hari ini. Jamaah haj Rusia yang lazim pergi haji ke Tanah Suci dengan naik kendaraan darat berupa mobil Van merek Gazele, selalu bangga bila menceritakan sosok Imam Syamil.

''Ya beliau ulama pejuang kami. Kami naik haji sekalian juga ingin mengenang kepergian dia dan berbagai umat Islam Rusia yang di masa lalu pergi haji. Kami warga Daghestan sudah hampir 1.000 tahun menunaikan haji ke Makkah,'' kata seorang jamaah haji asal Rusia dalam perbincangan di terminal Khudai, Makkah. Mereka naik haji secara berombongan dengan ayah, dan ibunya. Mobil van mereka sulap layaknya rumah berjalan. 

''Kami ke tanah suci menempuh perjalanan lebih dari 3000 km. Kami harus berganti-ganti sim telepon kami melewati 6-7 negara. Kalau situasi Timur Tengah aman, akan semakin banyak warga Daghestan yang naik kendaraan darat ke Makkah. Ini sudah kebiasaan kami, dulu kami berjalan kaki, naik kuda dan onta kini  kami naik mobil,'' ujarnya lagi.

Haji Rusia, Komunis Ambruk, Hingga Kenangan Karavan Holid Daghestan |  Republika Online

Keterangan foto: Rombongan jamaah haji asal Rusia yang pergi haji melalui jalan darat dengan naik mobil Van merek Gazele tengah beristirahat di terminal Khuadai, Makkah,

Cara naik haji orang Rusia itu memang cermin ketabahan yang selalu mereka jalani. Insprasi Imam Syamil begitu melekat di batin mereka. Sehingga seorang sejarawan Tukri terkenal Albay Yashar Inoglu samai begini menulis tentang soal sosok Imam Syamil. "Dalam sejarah umat manusia tidak ada komandan seperti Syamil. Jika Napoleon adalah percikan perang, maka Imam Syamil adalah tiang api,'' tulisnya.

Namun di masa kini, sebenarnya juga ada sosok Muslim Dhagestan yang segemilang Imam Syamil. Dia memang bukan pemimpin perang atau imam tarekat. Dia hanya seorang muslim Dhagestan yang taat. Sosoknya pun tersohor di seantero dunia karena dia adalah legenda dunia olah raga tarung bebas. Nama dia adalah Khabib Nurmagedov.

Le Coran : Message Divin ? ou... Mensonge Bédouin ? - La réponse - Et aussi  : islam, musulman, mahomet, allah, qoran, quoran, muhammad, mouhammad,  islamique, islamiste, sourate, verset, ramadan, jihad, djihad,

Keterangan: Imam Syamil depan berjenggot putih lebat.

Khabib sudah mengalami 29 kali pertarungan tanpa kalah. Sikapnya yang taat kepada ajaran Islam dia tunjukan. Sikap dan cinta kepada tanah kelahirannya Daghestan yang menjadi anggota negara Federasi Rusia, dia tampilkan pula. Tak hanya itu, komitmenya kepada Islam dengan 'dahsyat' dia wujudkan kala agamanya diperlakukan buruk oleh petarung yang sombong  asal Irlandia, Mc Gregor. Khabib marah sekali dan mengamuk kala Muslim dan sosok ayahnya dilecehkan.

Tampaknya ke depan, nama Khabib akan menyusul sosok Imam Syamil yang menjadi legenda. Petarung yang dari kecil diasuh oleh ayahnya dengan dibiarkan melakukan gulat dengan beruang ini tidak akan tampil lagi di ring oktagon UFC. Khabib Nurmagomedov memutuskan pensiun. Pernyataan ini Khabib sampaikan setelah meraih kemenangan atas Justin Gaethje pada Ultimate Fighting Championship (UFC) 254 di Yas Island, Abu Dhabi, Ahad (25/10) dini hari WIB.

"Saya sudah berjanji kepada semua orang yang saya cintai, tadi adalah pertarungan terakhir saya dan saya layak menikmati kegemilangan 29 kemenangan dari 29 pertarungan," kata Khabib seusai pertarungan.

Petarung asal Dagestan, Rusia itu mengalahkan Justin dengan kuncian saat pertarungan memasuki ronde kedua. Dengan keputusannya, maka Khabib pensiun sebagai pemegang sabuk juara kelas ringan UFC.

Sebelumnya, yakni beberapa jam lalu, Khabib Nurmagomedov berhasil mengalahkan juara interim Kelas Ringan Justin Gaethje. Khabib mengalahkan Justin Gaethje lewat kuncian (submission) teknik triangle choke di babak kedua menit 1.42.

Dengan ini Khabib berhasil mempertahankan rekor tidak terkalahkan sepanjang 29 kali pertandingan yang ia lakoni. Sementara bagi Justin Gaethje ini adalah kekalahan ketiga bagi Gaethje sepanjang karier MMA.

Khabib dalam wawancara usai pertandingan mengatakan kemenangan ini amat penting baginya apalagi di saat yang sama sang ayah Abdulmanap Nurmagomedov baru saja pergi meninggalkan dirinya. " Tidak mungkin saya ada disini tanpa kehadiran ayah saya," ucap dia.

Sementara itu jalannya pertandingan di babak pertama diawali dengan lambat. Menit-menit awal kedua petarung tampak menjaga jarak dan tak saling menyerang. Sesekali Khabib melepas pukulan sementara di saat yang sama Gaethje melakukan low kick dan jab.

Hingga menjelang akhir babak pertama, Khabib berhasil melakukan take down namun Gaethje berhasil lolos setelah bel berbunyi. Sementara itu di babak kedua, Khabib langsung menyerang dan menekan, meski beberapa kali goyah akibat tendangan Low Kick, Khabib berhasil melakukan take down.

 Berawal dari mount, Khabib berhasil melakukan triangle choke hingga membuat Gaethje menyerah dan melakukan tap. Bahkan Gaethje tampak mengalami black out sebelum akhirnya dilepas Khabib.

Jadi itulah Imam Syamil asal Daghestan Rusia masa kini. Khabib namanya akan terkenang sepanjang zaman. Apalagi kemampuannya menaklukan ring oktagon mengundang begitu banyak kekaguman. Bahkan seorang 'mega star' seperti Ronaldo jauh-jauh hari sebelum pertandingan memastikan kemenangan Habid dengan kata 'Insyallah'. Jadi Khabib memang membanggakan!

 

widget->kurs();?>