Jumat 27 Nov 2020 21:53 WIB

1.545 Petugas Fardhu Kifayah dan Guru Ngaji Terima Insentif

Kubu Raya menyalurkan insentif kepada 1.545 petugas fardhu kifayah dan guru ngaji

Guru mengajar anak-anak mengaji Al Quran
Foto: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Guru mengajar anak-anak mengaji Al Quran

IHRAM.CO.ID, PONTIANAK  - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali menyalurkan dana insentif kepada 1.545 petugas fardhu kifayah dan guru ngaji.

"Secara total insentif diberikan untuk 1.545 petugas yang tersebar di seluruh kecamatan di Kubu Raya. Jumlah itu terdiri atas 485 petugas fardu kifayah dan 1.060 guru ngaji. Dari 1.545 penerima insentif, sebanyak 180 di antaranya berasal dari Kecamatan Sungai Ambawang," kata Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo saat menyerahkan dana insentif kepada petugas fardu kifayah dan guru mengaji di Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalbar, Jumat (27/11)

Sujiwo mengatakan insentif merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap petugas dan guru ngaji yang melakukan kerja sosial dengan penuh keikhlasan. Ia mengakui nominal insentif yang diberikan relatif tidak besar. Hal itu karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

"Insentif yang kita berikan kepada petugas fardu kifayah dan guru ngaji, kalau dibandingkan dengan kerja mereka, memang tidak seberapa. Namun saya yakin para petugas dan guru ngaji telah mendapatkan gaji dan honor langsung dari Allah Taala. Sebab selama ini petugas fardu kifayah dan guru ngaji adalah posisi yang sifatnya sosial dan untuk mengabdi," tuturnya.

Sujiwo menyadari masih banyak petugas fardu kifayah di Kubu Raya yang belum memperoleh insentif dari pemerintah daerah. Hal itu terjadi lantaran anggaran pemerintah daerah yang terbatas. Penyaluran dana insentif pun baru kepada para petugas pemandi jenazah. Ke depan, ia berkeinginan agar petugas fardu kifayah dalam arti yang lebih luas juga turut mendapatkan insentif.

"Fardu kifayah itu ada kelompoknya. Ada yang memandikan, mengafani, menguburkan, membaca talqin, seterusnya. Ke depan, saya akan laporan ke pak bupati agar yang mendapatkan itu per kelompok. Mudah-mudahan juga pandemi segera hilang supaya ada keleluasaan bagi pemerintah daerah untuk menambah porsi anggaran bagi insentif fardu kifayah," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement