14 Jumadil Akhir 1442

PA 212 Heran Kesehatan HRS Sangat Dipantau Pemerintah

Sabtu , 28 Nov 2020, 15:40 WIB Reporter :Rizky Suryarandika/ Redaktur : Muhammad Subarkah
 Habib Riziek Shihab berdoa/ (lustrasi)
Habib Riziek Shihab berdoa/ (lustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Persaudaraan Alumni (PA) 212 merasa heran atas pemerintah yang terkesan sangat memperhatikan hingga menekan kondisi kesehatan Habib Rizieq Shihab (HRS). Bahkan tes swab terhadap HRS dikabarkan diminta dilakukan ulang.

Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mengatakan kondisi HRS ingin diekspos oleh pihak yang berseberangan dengan HRS untuk kepentingan politik. Padahal sebelumnya HRS sudah biasa melalukan chek up rutin dan istirahat rutin.

"Sekarang kok tiba-tiba kok luar biasa sampai urusan kesehatan beliau yang berseberangan dengan beliau terus melakukan penekanan dan memojokan bahkan memfitnah beliau dan arahnya ingin mengkriminalisasi ulama kembali," 

kata Novel pada Republika, Sabtu (28/11).

 

Novel menyampaikan HRS perlu istirahat di rumah sakit. Sebab kalau HRS istirahat di rumah cenderung tidak maksimal. Istirahat penuh sangat dibutuhkan HRS karena aktivitasnya diklaim sangat padat dalam kegiatan dakwah di berbagai wilayah.

 

"Padahal kegiatan ekstrem Pilkada terus berlangsung dan petugas KPPS di berbagai daerah terserang Covid dan justru berita itu ditutupi malah kondisi HRS diekspos jelas pengalihan isu Pilkada maut," ujar Novel.

 

Untuk saat ini, Novel sendiri mengakui belum menerima informasi terbaru soal kondisi kesehatan HRS. Ia mempercayakan kesehatan HRS pada tim dokter. 

 

"Saya rasa dari keterangan-keterangan sebelumnya sudah jelas dari tim dokter Mer-C atau Hilmi telah menyampaikan hasil swab testnya," ujar Novel.

 

Sebelumnya, pihak HRS disebut melakukan tes usap (swab test) tanpa sepengetahuan pihak Rumah Sakit Ummi, Kota Bogor, dan tanpa koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor. Untuk itu, Satgas Covid-19 meminta swab test dilaksanakan ulang.

 

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku mendapatkan informasi tersebut setelah sholat Jumat. Padahal, Satgas Covid-19 telah meminta RS Ummi untuk berkoordinasi terkait pelaksanaan swab test terhadap Habib Rizieq.

 

“Setelah Jumatan, saya dapat informasi bahwa Habib Rizieq telah dilakukan swab test, tanpa mengabari kami. Kemudian, saya komunikasi langsung dengan Dr. Andi (Dirut RS Ummi) dan disampaikan beliau juga tidak tahu bahwa swab test dilakukan ketika pelaksanaan sholat Jumat,” kataBima Arya kepada awak media di Balai Kota Bogor, Jumat (27/11). 

 

widget->kurs();?>