Rabu 31 Mar 2021 21:55 WIB

BioNTech-Pfizer Klaim Vaksin 100 Persen Efektif untuk Anak

BioNTech-Pfizer melakukan uji coba fese 3 pada 2.260 remaja di AS.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Dwi Murdaningsih
 Seorang perawat mengisi jarum suntik dengan vaksin Pfizer BioNTech COVID-19 di pusat vaksinasi National Medical Center di Seoul Sabtu, 27 Februari 2021
Foto: Song Kyung-Seok / Pool via AP
Seorang perawat mengisi jarum suntik dengan vaksin Pfizer BioNTech COVID-19 di pusat vaksinasi National Medical Center di Seoul Sabtu, 27 Februari 2021

IHRAM.CO.ID, BERLIN -- BioNTech-Pfizer mengatakan, vaksin Covid-19 buatannya menunjukkan tingkat efektif yang mencapai 100 persen untuk anak usia 12 hingga 15 tahun. Uji coba fase 3 vaksin tersebut dilakukan pada 2.260 remaja di Amerika Serikat (AS).

"Uji coba tahap tiga menunjukkan kemanjuran 100 persen dan respons antibodi yang kuat," ujar perusahaan itu dalam sebuah pernyataan dikutip laman Channel News Asia, Rabu (31/3).

Baca Juga

Kepala eksekutif Pfizer Albert Bourla mengatakan, pihaknya berencana untuk mengirimkan data tersebut ke regulator obat AS sebagai amandemen yang diusulkan untuk Otorisasi Penggunaan Darurat dalam beberapa pekan mendatang. "Harapan kami mulai memvaksinasi kelompok usia ini sebelum dimulainya kelompok usia berikutnya," ujar dia.

Kepada eksekutif perusahaan Jerman BioNTech mengatakan, hasil uji coba baru menunjukkan perlindungan tinggi untuk remaja. Menurutnya, ini sangat menggembirakan mengingat tren yang telah dilihat dalam beberapa pekan terakhir terkait penyebaran varian B117 Inggris.

Suntikan BioNTech-Pfizer didasarkan pada teknologi mRNA baru dan merupakan vaksin Covid-19 pertama yang disetujui di Barat akhir tahun lalu. Baik AS dan Uni Eropa telah menyetujui penggunaannya untuk orang yang berusia 16 tahun ke atas. Sejak itu, telah digunakan pada jutaan orang dewasa di lebih dari 65 negara.

Sebuah studi dunia nyata yang melibatkan 1,2 juta orang di Israel menemukan bahwa vaksin itu 94 persen efektif. BioNTech mengatakan pada Selasa bahwa pihaknya berada di jalur yang tepat untuk memproduksi 2,5 miliar dosis vaksinnya tahun ini.

Output yang lebih tinggi didorong oleh peluncuran dari lokasi produksi baru di kota Marburg, Jerman, yang kini menjadi salah satu pabrik pembuatan vaksin mRNA terbesar di dunia. Vaksin ini juga diproduksi di pabrik Pfizer di Belgia dan di tiga lokasi di AS.

BioNTech dan Pfizer pada pekan lalu memulai penelitian tentang suntikan dosis pada anak-anak, dengan kelompok pertama yang terdiri dari lima hingga 11 tahun mendapatkan vaksin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement