Kamis 08 Apr 2021 23:17 WIB

Pentingnya Pemberdayaan Desa Demi Masa Depan

Pentingnya Pemberdayaan Desa Demi Masa Depan

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil
Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) Jepang Berdaya binaan Relawan Rumah Zakat Desa Berdaya Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus menerima bantuan usaha berupa DOC anakan ayam dan kandang pembesaran.
Foto: Rumah Zakat
Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) Jepang Berdaya binaan Relawan Rumah Zakat Desa Berdaya Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus menerima bantuan usaha berupa DOC anakan ayam dan kandang pembesaran.

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda, menekankan pentingnya mengintervensi pembangunan di desa. Dia menjelaskan, desa adalah bagian pemerintahan terkecil dengan jumlah lebih dari 75 ribu di mana kemiskinan lebih banyak berada di desa.

"Sehingga kita melihat peluang untuk berbuat kebaikan dalam rangka memberikan kontribusi terkait pembangunan berkelanjutan yang bisa kita lakukan," dalam Webinar Nasional SDGS bertajuk 'Kontribusi Zakat dalam Mendukung Agenda Pembangunan Nasional', Selasa (6/4), yang menjadi serial menuju Munas 9 Forum Zakat pada 3-4 Juni di Malang.

Baca Juga

Murni mengatakan, pengentasan kemiskinan tidak hanya menjadi pekerjaan pemerintah tetapi juga memerlukan keterlibatan masyarakat. "Dan Rumah Zakat menjadi salah satu dari para penggerak yang ikut berkontirbusi untuk kebaikan di negara ini," paparnya.

Rumah Zakat memiliki program Desa Berdaya di mana ini merupakan satu program terintegrasi di satu wilayah yang cakupannya desa. Program-program yang dibuat untuk desa tersebut didasarkan pada potensi yang ada di desa tersebut.

"Menyelesaikan masalah desa akan berkontribusi pada 40 persen masalah ekonomi nasional. Jadi sangat memberi dampak apalagi jumlah desanya banyak sekali," tuturnya.

Apalagi, Murni menyampaikan, bila anggota Forum Zakat bergandengan tangan, menyusuri setiap desa yang ada, maka mereka bisa memberi kontribusi yang besar melalui dana-dana umat yang telah dihimpunnya.

"Lalu mengapa desa? Karena masa depan dunia ini ada di desa. Di desa tersedia sumber energi, sumber pangan. Apa yang dipasok ke kota seperti sayuran itu berasal dari desa. Jadi solusinya adalah desa, menguatkan desa, memberdayakan desa, insya Allah turut memberdayakan Indonesia," katanya.

Dalam program Desa Berdaya, satu desa memiliki satu fasilitator atau relawan inspirasi. Relawan inspirasi ini adalah pelopor penggerak dan pemberdaya yang membentuk kader-kader pemberdayaan di desa yang mereka bina.

"Kita melihat potensi apa yang ada di desa, maka itu dijadikan objek untuk bisa kita berdayakan membangun kader-kader penggerak desa, sehingga kita bisa mengoptimalkan atau memperpanjang usia pemberdayaan desa," imbuhnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement