Jumat 23 Apr 2021 10:05 WIB

Sapuhi Minta Pemerintah Lobi Arab Saudi Cabut Larangan Masuk

Sapuhi Harap Pemerintah Lobi Arab Saudi Cabut Larangan Masuk

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil
Sapuhi Minta Pemerintah Lobi Arab Saudi Cabut Larangan Masuk. Foto: Ilustrasi Jamaah haji dan umroh pakai masker di masa pandemi covid-19
Foto: Republika
Sapuhi Minta Pemerintah Lobi Arab Saudi Cabut Larangan Masuk. Foto: Ilustrasi Jamaah haji dan umroh pakai masker di masa pandemi covid-19

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sarikat Penyelenggara Umroh Haji Indonesia (Sapuhi) Ihsan Fauzi Rahman mendesak pemerintah menjalin komunikasi yang baik dengan Arab Saudi agar larangan masuk negaranya dicabut. Permintaan itu menyusul dibuka kembali penerbangan internasional pada 17 Mei 2021 namun dikecualikan untuk 20 negara termasuk Indonesia.

"Kami mengharapkan pemerintah Indonesia menjalin komunikasi dan mengusahakan supaya indonesia bisa dicabut dari list 20 negara yang di suspend temporary," kata Ihsan saat diminta tanggapanya terkait Indonesia masih dilarang masuk Saudi, kemarin.

Baca Juga

Ihsan mengatakan, semua warga Indonesia tentunya sangat mengharapkan penerbangan ke Saudia dibuka kembali sebagaimana mestinya. Sehingga ibadah umrah dan juga haji tahun 2021 dapat diselenggaran seperti biasa.

"Kita sama-sama menunggu kebijakan Pemerintah Saudia pada 17 Mei nanti," katanya.

Ihsan mengatakan, sebagai pengusaha penyelenggara perjalananan ibadah umrah dan haji khusus, optimis, karena di sisi yang lain pemerintah Saudi Arabia saat ini senantiasa mengembangkan system aplikasi Umrah melalui Eatmarna dan Tawakkalna. Aplikasi ini mendukung untuk sistem umroh dan kunjungan ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram dengan tertib di masa pandemi ini.

"Dan tentunya kita tetap menghargai kebijakan Pemerintah Saudia, yang kita tahu bersama saat ini mereka juga sedang concern dalam proses vaksinasi nasional dan mencegah penyebaran virus Covid-19 ini," katanya.

Kata dia, semua harus yakin, setelah pihak pemerintah Saudia siap untuk dibuka, pasti akan kembali membuka penerbangan untuk Indonesia. Sehingga kita dan masyarakat muslim dunia lainnya bisa menunaikan umroh kembali.

"Dan kita juga senantiasa berikhtiar di dalam negeri kita. Kita ikuti bersama aturan dan instruksi Pemerintah cq satgas covid saat ini," katanya.

Sehingga pengendalian penyebarannya bisa terkendali dan memperbaiki citra masyarakat Indonesia di mata Internasional ke depannya. Sambil  mempersiapkan segala sesuatunya, seketika jika Saudia membuka untuk umrah maupun haji di tahun ini kita sudah siap.

"Kita siap dan mampu untuk bisa tetap ikut serta dalam kesempatan haji maupun umrah," katanya.

Ihsan mengapresiasi, kepada semua pihai terkait seperti Kementrian Agama dan para asosiasi-asosiasi travel umroh dan haji di Indonesia yang secara aktif ikut serta melakukan mitigasi. Hal ini untuk mempersiapan jika suatu waktu nanti haji dan umroh dibuka kita semua sudah siap.

"Semoga Allah segera memampukan kita semua untuk ke Baitullah kembali, dan kita bisa melewati ujian pandemic ini dengan sikap yang Allah ridhoi, termasuk sabarnya kita menanti kebijakan untuk bisa ke Baitullah kembali," katanya.

Ali Yusuf

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement