Gaya Hidup Minim Sampah Dimulai dari Memilah Sampah

Sabtu , 08 May 2021, 21:16 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Ilustrasi pengolahan sampah
Ilustrasi pengolahan sampah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Menerapkan gaya hidup minim sampah bisa dimulai dari hal sederhana yakni memilah sampah.

 

Terkait

"Kenali jenis sampah, pisahkan dan manfaatkan sampah organik dan non-organik. Sampah organik bisa dijadikan kompos, akan tetapi sampah non-organik seperti sachet minuman sekali pakai, baterai, dan sebagainya sangat sulit untuk di daur ulang," kata Kepala Seksi Bina Peritel, Direktorat Pengelolaan Sampah, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Agus Supriyanto, Sabtu (8/5).

Baca Juga

Agus menyebut tingkat ketidakpedulian masyarakat terhadap sampah cukup tinggi (0,72 poin), akan tetapi mulai ada indikasi positif terhadap perubahan perilaku masyarakat. Agus menambahkan 3R merupakan bagian utama dari Hirarki Pengelolaan Sampah karena memuat empat aktivitas penting yang menjadi dasar pengelolaan sampah yang berkelanjutan, yaitu pencegahan (prevention), pembatasaan (minimisation), penggunaan ulang (reuse), dan pendauran ulang (recycle).

"Persoalan sampah memang bukan persoalan yang sederhana di Indonesia. Meskipun sudah banyak masyarakat yang mindset-nya mengurangi penggunaan plastik, namun nyatanya jumlah timbulan sampah yang ada masih sangat besar, sekitar 67,8 juta ton pada tahun 2020," katanya.

Angka tersebut diprediksi masih akan terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan gaya hidup dengan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat.

Selain Agus, hadir sebagai narasumber dalam webinar adalah Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) Kemenkominfo Septriana Tangkary.

"Kondisi-kondisi seperti ini yang perlu kita kelola dengan baik, yang direfleksikan dalam langkah-langkah, komunikasi, informasi, dan penyadar-tahuan atau edukasi (KIE)", kata Septriana.