Ahad 06 Jun 2021 03:03 WIB

Ketika Orang yang Anda Cintai Menjadi Muslim

Salah satu tantangan menjadi Muslim adalah tanggapan keluarga dan teman-teman?

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko
Mualaf
Mualaf

IHRAM.CO.ID, "Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubahnya sendiri (dengan jiwa mereka sendiri)." (QS Ar-Ra’d: 11)

Michael Mikal Saahir seorang imam di Nur-Allah Islamic Center memulai artikelnya yang dipublikasikan laman Indianapolis Recorder dengan Surah Ar-Ra'd ayat 11. Dia mengingatkan setiap keluarga agar tidak khawatir jika ada anggota keluarganya memeluk Islam, karena setelah memeluk Islam keperibadiannya akan menjadi semakin baik. 

Baca Juga

Pindah agama bukan hanya perubahan denominasi, namun mempelajari pengetahuan dan mengkonseptualisasikan pemahaman baru secara mental dan spiritual.

Namun, bagi banyak pemeluk Islam baru, berapa pun usia mereka, salah satu tantangan terbesar mereka adalah tanggapan dari keluarga dan teman-teman, terutama bagi anak muda yang sangat ingin mematuhi dan menghormati orang tua mereka, individu yang dalam beberapa situasi masih tergantung pada orang tua.

Sekitar ratusan ribu, mungkin lebih dari satu juta warga Amerika yang menjadi Muslim. Ketika mereka berpindah agama, banyak pertanyaan muncul. Apa yang akan ibu katakan? Bagaimana reaksi ayah?

Memeluk agama Islam lebih dari sekadar berpindah dari satu denominasi Kristen ke denominasi Kristen lainnya, karena ekspresi keagamaan denominasi ini semuanya berada di bawah wilayah kekristenan, yaitu, Alkitab dan Yesus Kristus sebagai Tuhan.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement