UEA Catat 2.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari

Jumat , 11 Jun 2021, 07:09 WIB Reporter :Andrian Saputra/ Redaktur : Ani Nursalikah
UEA Catat 2.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari. Relawan sosialisasi kepada pengunjung supermarket untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
UEA Catat 2.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari. Relawan sosialisasi kepada pengunjung supermarket untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

IHRAM.CO.ID, ABU DHABI -- Kasus Covid-19 di Uni Emirat Arab terus bertambah. Data terbaru ada 2.190 kasus baru, Kamis (10/6).

 

Terkait

Seperti dilansir Saudi Gazette, Jumat (11/6) menurut Kementerian Kesehatan UAE, tujuh orang meninggal karena komplikasi yang disebabkan Covid-19 selama 24 jam terakhir. Ini menjadikan jumlah total infeksi yang terkonfirmasi di UAE  menjadi 591.613 dan kematian terkait virus menjadi 1.717 jiwa.

Baca Juga

Pasien baru semuanya dalam kondisi stabil dan telah menerima perawatan yang diperlukan. Mereka terdeteksi terinfeksi Covid-19 setelah kementerian melakukan 240.744 tes Covid-19 tambahan selama 24 jam terakhir menggunakan peralatan pengujian medis canggih.

Dalam pernyataan itu, kementerian menekankan tujuannya terus memperluas cakupan pengujian secara nasional untuk memfasilitasi deteksi dini kasus virus corona dan melakukan perawatan yang diperlukan. Kementerian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang meninggal karena Covid-19. Masyarakat pun diimbau bekerja sama dengan otoritas kesehatan dengan mematuhi instruksi dan menjaga jarak fisik untuk memastikan kesehatan dan keselamatan.

Tercatat sebanyak 2.132 lebih pasien pulih dari virus mematikan selama 24 jam terakhir. Angka itu meningkatkan menjadi total pasien pulih sebanyak 570.960 orang.

Kementerian mengumumkan 82.263 dosis vaksin Covid-19 diberikan selama 24 jam terakhir. Total dosis yang diberikan hingga Kamis mencapai 13.590.206 dengan laju distribusi vaksin 137,41 dosis per 100 orang.

Upaya vaksinasi ini sejalan dengan rencana kementerian untuk memberikan vaksin kepada semua anggota masyarakat dan memperoleh kekebalan, yang akan membantu mengurangi jumlah kasus dan mengendalikan penyebaran virus.