Teladani Kebaikan dan Kasih Sayang Rasulullah

Sabtu , 12 Jun 2021, 15:50 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
Rasulullah SAW. Ilustrasi
Rasulullah SAW. Ilustrasi

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Banyak dari sikap Nabi Muhammad Saw yang bisa kita contoh dan terapkan di kehidupan sehari-hari, misalnya dalam menebarkan kebaikan dan kasih sayang. Rasulullah menunjukkan itu kepada umatnya bahkan di momen tersedihnya. Berikut beberapa sikap yang bisa kita pelajari dari kebaikan dan kasih sayang Nabi Muhammad, seperti dilansir About Islam, Sabtu (12/6):

 

Terkait

1. Kasih sayang anak-anak

Nabi Muhammad saw suka sekali mencium cucunya Hasan bin Ali. Aqr'a bin Habis yang bersamanya saat itu berkata, “Saya memiliki sepuluh anak laki-laki dan tidak pernah mencium satupun dari mereka.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Barangsiapa tidak mau berbelas kasih, maka ia tidak akan mendapatkan belas kasih,” (HR Bukhari dan Muslim).

2. Selalu berucap baik

Sekarang banyak orang dengan mudah mengatakan apa pun yang terlintas dalam pikiran mereka melalui media sosial. Padahal lebih penting jika seseorang mempertimbangkan ucapannya itu apakah baik atau tidak. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir harus berbicara dengan baik atau diam,” (HR Bukhari dan Muslim).

Penting sekali untuk menjaga setiap kalimat yang kita sampaikan pada orang lain. Sebab, kata-kata memiliki kekuatan yang bisa menyakiti orang.

3. Menjaga keharmonisan dengan tetangga

Nabi Muhammad mengajari umatnya dalam berperilaku kepada tetangga. Bersikap baik dan peduli pada tetangga sendiri sangat penting dan diajari oleh Nabi. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir hendaknya berbuat baik kepada tetangganya,” (HR Muslim).

4. Menunjukkan kasih sayang kepada masyarakat

Bersikap baik tidak hanya ditujukan kepada tetangga, tapi kepada semua lapisan masyarkat. Kita belajar dari Nabi Muhammad bahwa terkadang kita hanya diberi harta dari Allah untuk membagikan sebagian rezeki kita kepada orang yang membutuhkan.

Seorang sahabat bernama Sa\'ad pernah memiliki anggapan bahwa dia lebih tinggi dari mereka yang tidak begitu kaya seperti dia. Melihat ini, Nabi bersabda, “Kamu ditolong dan diberi rezeki karena orang-orang yang lemah dan miskin di antara kamu,” (HR Bukhari).

Ketika kita menunjukkan belas kasih kepada mereka yang tidak memiliki apa-apa dan tidak imbalan, kita akan melihat ini adalah bagian terbaik dalam hidup.

5. Berbuat baik kepada semua makhluk Allah

Kebaikan dan kasih sayang bukan kita lakukan kepada sesama manusia. Nabi Muhammad mengajarkan kita bahwa hewan dan tumbuhan berhak mendapatkan perlakuan yang baik.

Suatu kali, Nabi berbicara tentang pengampunan Allah karena perlakuan manusia terhadap hewan. Dia berkata, “Seorang pria merasa sangat haus ketika dia sedang dalam perjalanan. Di sana dia menemukan sebuah sumur. Dia turun ke sumur lalu memuaskan dahaganya dan keluar. Sementara itu ia melihat seekor anjing terengah-engah dan menjilati lumpur karena kehausan yang berlebihan. Dia berkata pada dirinya sendiri. “Anjing ini kehausan seperti saya.”

Jadi, dia turun ke sumur lagi dan mengisi sepatunya dengan air dan menyiramnya. Allah berterima kasih padanya karena sudah berbuat baik dan memaafkan semua kesalahan pria tersebut. Kemudian umat Nabi mengatakan “Ya Rasul Allah! Apakah ada imbalan bagi kita dalam berbuat kepada hewan?” Rasulullah membalas, “Ya, ada hadiah untuk berbuat baik pada setiap makhluk hidup.”

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini