UII Dorong Pengembangan Obat Modern Asli Indonesia

Sabtu , 12 Jun 2021, 21:51 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Pengobatan herbal/ilustrasi
Pengobatan herbal/ilustrasi

IHRAM.CO.ID, JAKARTA --Rektor Universitas Islam Indonesia Fathul Wahid memandang pengembangan obat modern asli Indonesia dengan memanfaatkan bahan baku domestik merupakan salah satu solusi mencapai kemandirian obat yang berkualitas di Tanah Air.

 

Terkait

"Pengembangan obat modern asli Indonesia dengan memanfaatkan bahan baku domestik termasuk tanaman herbal nampaknya menjadi tantangan yang harus dipecahkan dan dihadapi secara kolektif," kata Fathul Wahid saat peluncuran Program Studi Farmasi Program Magister UII secara daring dipantau di Yogyakarta, Sabtu (12/6).

Fathul menemukan data bahwa 90 persen bahan baku obat Indonesia masih diimpor. Salah satu alasan yang mengemuka adalah cacah perusahaan nasional yang memproduksi bahan baku obat di Indonesia masih sangat terbatas.

"Sehingga tidak memenuhi kebutuhan," ujar dia.

Padahal, menurut dia, ketersediaan obat yang berkualitas di setiap fasilitas layanan kesehatan dan pasar merupakan salah satu bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan publik.Oleh sebab itu, dengan mengembangkan obat asli Indonesia, ia menilai secara hitungan ekonomi kasar, harga obat diharapkan lebih terjangkau oleh publik karena menggunakan bahan baku lokal.