Tidak Semua Warga Saudi Dilarang Kunjungi Mal, Ini Syaratnya

Selasa , 15 Jun 2021, 10:55 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Ani Nursalikah
Tidak Semua Warga Saudi Dilarang Kunjungi Mal, Ini Syaratnya. Warga Arab Saudi di sebuah pusat perbelanjaan (mal) di Jeddah, Arab Saudi.
Tidak Semua Warga Saudi Dilarang Kunjungi Mal, Ini Syaratnya. Warga Arab Saudi di sebuah pusat perbelanjaan (mal) di Jeddah, Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Juru bicara kementerian perdagangan Arab Saudi mengumumkan pengecualian larangan pembatasan kunjungan mal. Larangan tidak berlaku bagi mereka yang belum divaksinasi karena alasan kesehatan.

 

Terkait

Mereka yang berusia di bawah 18 tahun juga masih diizinkan pergi ke pusat perbelanjaan Arab Saudi. Sebelumnya, pada Ahad lalu, pemerintah membatasi izin tempat yang dikunjungi bagi mereka yang belum divaksinasi dan mulai berlaku 1 Agustus mendatang.

Baca Juga

Sejauh ini, sudah 15,9 juta suntikan vaksin telah diberikan di Arab Saudi. Kementerian dalam negeri menuntut pengunjung toko dan gerai komersial lainnya minimal sudah disuntik satu dosis vaksin atau divaksinasi setelah pulih dari Covid-19. Namun, hal ini tidak berlaku bagi mereka yang termasuk dalam kelompok usia atau yang tidak diwajibkan divaksin.

Pegawai pemerintah Eman al-Shethry mengatakan jika memasuki pusat perbelanjaan dan mengetahui sebagian besar orang di dalamnya telah divaksinasi akan membuatnya merasa lebih aman. “Saya merasa ketika orang-orang yang skeptis terhadap vaksinasi melihat orang lain berkeliaran dengan bebas, mereka akan melihat vaksin tidak menakutkan atau berbahaya,” katanya.

Profesor Hukum di Institut Administrasi Publik di Riyadh Osama Ghanem Al-Obaidy mengatakan larangan individu yang tidak divaksinasi memasuki mal adalah langkah yang disambut baik dalam melawan virus corona. “Pembebasan anak-anak dari persyaratan seperti itu juga merupakan langkah yang disambut baik,” ujar dia.

Arab Saudi pada Senin mencatat 1.109 kasus Covid-19 baru sehingga jumlah total orang yang terinfeksi Covid-19 menjadi 466.906 orang. Saat ini, sebanyak 10.075 kasus masih aktif dan 1.596 pasien tengah dalam kondisi kritis.

Dilansir Arab News, Selasa (15/6), jumlah kematian bertambah 18 orang sehingga totalnya menjadi 7.590 orang. Kementerian Kesehatan Saudi mengatakan 1.148 pasien telah pulih yang meningkatkan jumlah total pemulihan menjadi 449.241 pasien.

Arab Saudi sejauh ini telah melakukan 20.438.923 tes reaksi berantai polimerase (PCR) dengan 83.368 dilakukan dalam 24 jam terakhir dan 15.885.754 orang hingga saat ini menerima suntikan vaksin.

https://www.arabnews.com/node/1876656/saudi-arabia

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini