Pasien Covid Luar Semarang Diminta Dirujuk ke RS Terdekat

Selasa , 15 Jun 2021, 11:03 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Pasien Covid Luar Semarang Diminta Dirujuk ke RS Terdekat. Aktivitas vaksinasi Covid-19 massal yang dilaksanakan di Sentra Vaksinasi Gradhika (SVG), di gedung Gradhika Bakti Praja, Semarang, Selasa (8/6). Vaksinasi massal ini memproiritaskan warga jawa Tengah berusia 50 tahun ke atas.
Pasien Covid Luar Semarang Diminta Dirujuk ke RS Terdekat. Aktivitas vaksinasi Covid-19 massal yang dilaksanakan di Sentra Vaksinasi Gradhika (SVG), di gedung Gradhika Bakti Praja, Semarang, Selasa (8/6). Vaksinasi massal ini memproiritaskan warga jawa Tengah berusia 50 tahun ke atas.

IHRAM.CO.ID, SEMARANG -- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengimbau kabupaten/kota di luar Kota Semarang merujuk pasien Covid-19 ke rumah sakit terdekat di sekitarnya.

 

Terkait

"Terkait kapasitas rumah sakit yang semakin terbatas, daerah di luar Semarang diimbau merujuk pasien ke rumah sakit di sekitarnya yang tempat tidurnya masih tersedia," katanya dalam siaran pers, Selasa (15/6).

Baca Juga

Menurut dia, Pemkot Semarang sudah melakukan upaya antisipasi dengan membuka kembali Asrama Haji Semarang dan gedung Balai Diklat Kota Semarang sebagai tempat isolasi. Upaya serupa juga dilakukan Pemprov Jawa Tengah dengan membuka gedung Balai Diklat Provinsi Jawa Tengah dan STIE Bank Jateng sebagai tempat karantina.

Upaya yang dilakukan Pemkot Semarang seiring meningkatnya kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir, yakni dengan memperketat aturan Pembatasan Kegiatan Masyakat (PKM). Hendrar meminta masyarakat memaklumi pengetatan PKM akibat meningkatnya Covid-19.

"Berbagai langkah antisipasi sudah disiapkan, yang penting masyarakat mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Berdasarkan data laman https://siagacorona.semarangkota.go.id hingga pukul 19.00 WIB tercatat 1.203 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Adapun jumlah pasien yang meninggal dunia tercatat mencapai 3.220 orang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini