PBSI: Perjuangan Markis Kido Harus Jadi Motivasi Atlet Muda

Selasa , 15 Jun 2021, 19:45 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Pebulutangkis Markis Kido, Senin (14/6), meninggal dunia akibat serangan jantung saat sedang bermain bulu tangkis.
Pebulutangkis Markis Kido, Senin (14/6), meninggal dunia akibat serangan jantung saat sedang bermain bulu tangkis.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyerukan kepada atlet Pelatnas Cipayung agar semangat dan daya juang yang ditampilkan Markis Kido selama berkiprah sebagai atlet bulu tangkis bisa menjadi motivasi untuk terus berprestasi.

 

Terkait

"Berita kepergiannya sangat mengejutkan. Jelas kami kehilangan sosok inspiratif, semoga perjuangan almarhum menjadi motivasi bagi juniornya untuk meneruskan tradisi emas di Olimpiade," kata Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI Broto Happy saat ditemui di Jakarta, Selasa (15/6).

Baca Juga

Dalam pernyataannya, PBSI menilai catatan prestasi Kido tidak hanya akan dikenang dalam kancah bulu tangkis nasional, namun juga akan selalu diingat oleh masyarakat Indonesia atas sumbangsihnya kepada Tanah Air.

Daya juang peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu juga diakui mantan pebulu tangkis nasional Candra Wijaya yang turut hadir dalam upacara pemakaman di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Saat ditemui Antara, peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 itu menuturkan bahwa perjuangan Kido menghadapi penyakit tekanan darah tinggi sudah berlangsung lama bahkan saat masih aktif menjadi bagian timnas bulu tangkis Indonesia.Oleh karenanya ia melihat juniornya di sektor ganda putra itu sebagai "manusia super" karena bisa menahan hambatan fisik dan tetap bisa berprestasi gemilang.