Syarat Target 1 Juta Dosis Vaksin Bisa Tercapai

Selasa , 15 Jun 2021, 21:08 WIB Redaktur : Agung Sasongko
 Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyajikan data perkembangan penanganan Covid-19 tingkat dunia sebagaimana disampaikan World Health Organization (WHO). Ia menyatakan Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, sejalan dengan perkembangan pandemi Covid-19 di tingkat global atau tingkat dunia.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyajikan data perkembangan penanganan Covid-19 tingkat dunia sebagaimana disampaikan World Health Organization (WHO). Ia menyatakan Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, sejalan dengan perkembangan pandemi Covid-19 di tingkat global atau tingkat dunia.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Target 1 juta dosis vaksin per hari dapat tercapai pasokan vaksin COVID-19 yang berasal dari luar negeri tiba di Indonesia tepat waktu.

 

Terkait

"Bagaimana caranya supaya target vaksinasi 1 juta per hari ini bisa tercapai, tentunya pemerintah memastikan bahwa pasokan vaksin yang berasal dari luar negeri yang kita adakan itu harus betul-betul mencukupi dengan jadwal yang ada," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan kepada wartawan secara virtual dan dipantau di Jakarta, Selasa (15/6) .

Baca Juga

Wiku mengatakan target yang ditetapkan oleh pemerintah tentunya sudah melalui perhitungan yang matang sesuai dengan ketersediaan vaksin dan juga dengan target yang akan divaksinasi.

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi COVID-19 dari PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto mengatakan target vaksinasi di Indonesia menyasar 181,5 juta jiwa. Kalau dihitung setiap orang menerima dua dosis suntikan, maka dibutuhkan total sekitar 363 juta dosis vaksin.M

enurut Bambang, saat ini ada beberapa sumber vaksin dalam bentuk bulk Sinovac dengan komitmen pengadaan sampai akhir 2021 sekitar 260 juta dosis.Selain itu, pemerintah juga mengupayakan kedatangan vaksin multirateral via Covax Facility yang sudah tersedia saat ini mencapai 8 juta dosis dari komitmen awal sekitar 11 juta dosis.