Rabu 16 Jun 2021 17:44 WIB

Sajadah Elektronik Mudahkan Umat Islam Beribadah

Sajadah pintar ini diberinama E-karpet.

Rep: Mabruroh/ Red: Esthi Maharani
sajadah pintar
Foto: Religion News
sajadah pintar

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Sebuah sajadah pintar ditawarkan kepada umat muslim untuk memudahkan mereka dalam menjalankan sholat serta menghindari kesalahan dalam doa sehari-hari. Perusahaan di balik sajadah itu mengatakan, telah melampaui target pendanaannya lebih dari 200 persen.

Thakaa Technologies, yang berbasis di kerajaan Teluk Persia Qatar, mengatakan perusahaan telah mengumpulkan sekitar 36 ribu dolar untuk mengembangkan produk, menurut siaran pers pada 26 Mei. Sajadah pintar ini diberinama E-karpet.  

“Saya tidak bisa cukup berterima kasih kepada pendukung kami. Tim desain kami telah bekerja keras, dan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk melihat Sajdah melebihi target pendanaannya,” kata Abdulrahman Saleh Khamis, CEO dan salah satu pendiri Thakaa Technologies, dalam siaran persnya.

“Tetapi perasaan yang kami dapatkan dari membantu Muslim yang taat meningkatkan pengalaman berdoa mereka benar-benar tak ternilai harganya," ujarnya dilansir dari Religion News, Rabu (16/6).

Sajadah pintar ini dilengkapi dengan petunjuk suara dan layar LED yang menunjukkan postur salat yang benar. Pengembang Sajdah juga percaya, bahwa tampilan karpet dan petunjuk audio dapat membantu mereka yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti penyakit Alzheimer atau demensia, untuk lebih mengingat bentuk dan kata-kata doa.

Bagi umat Islam lainnya, karpet dapat membantu pengguna menghafal ayat-ayat baru Al-Quran. Permadani juga dirancang untuk bisa digunakan pada saat shalat tarawih selama Ramadhan.

Menurut situs web perusahaan, “Sajdah bertindak sebagai pelatih pribadi Anda, membimbing Anda melalui shalat wajib lima waktu, serta 20 lainnya."

Antarmuka dan pengaturan sajadah pintar terhubung ke ponsel pengguna atau Apple Watch melalui konektivitas WiFi atau Bluetooth. Saat ini, hanya bahasa Arab yang didukung tetapi pengembang berharap dapat menawarkan bahasa lain di masa mendatang. Mereka berharap untuk mulai mengirimkan unit pertama sajadah elektronik pada Desember tahun ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement