Senin 21 Jun 2021 22:32 WIB

Layanan Makan di Kafe Jakut Dibatasi Sampai Pukul 21.00 WIB

Pelanggaran aturan jam operasional tersebut akan diberi sanksi tegas.

Layanan Makan di Kafe Jakut Dibatasi Sampai Pukul 21.00 WIB. Petugas memasang stiker di ruang isolasi pasien Covid-19 di Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/6). Satuan Tugas Covid-19 memastikan kesiapan Rusun Nagrak Cilincing telah mencapai 100 persen untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) per hari ini 21 Juni 2021. Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai
Layanan Makan di Kafe Jakut Dibatasi Sampai Pukul 21.00 WIB. Petugas memasang stiker di ruang isolasi pasien Covid-19 di Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/6). Satuan Tugas Covid-19 memastikan kesiapan Rusun Nagrak Cilincing telah mencapai 100 persen untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) per hari ini 21 Juni 2021. Republika/Thoudy Badai

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pelayanan makan dan minum di tempat (dine in) untuk kafe, rumah makan serta restoran di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dibatasi hingga pukul 21.00 WIB selama pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan pembatasan jam operasional sebagaimana tersebut tercantum dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 759 Tahun 2021 dan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 405 Tahun 2021. "Ya (berlaku pembatasan jam operasional layanan makan di tempat hingga pukul 21.00 WIB)," ujar Ali, Senin malam (21/6).

Baca Juga

Ali mengatakan pelanggaran aturan jam operasional tersebut akan diberi sanksi tegas, seperti halnya dua lokasi kafe dan restoran di kawasan Kelapa Gading Timur. Keduanya diberi sanksi penutupan hingga tiga hari karena masih melayani pembeli/makan di tempat pada Sabtu (19/6) malam, padahal waktunya sudah lewat dari pukul 21.00 WIB.

"Karena melanggar aturan, kami berikan tindakan tiga hari tutup. Mudah-mudahan tindakan itu bisa menjadi contoh bagi rumah makan atau restoran yang lain," katanya.Hal itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi luasnya penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta khususnya di Jakarta Utara.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement