Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Covid Tanjungpinang 91,5%

Rabu , 07 Jul 2021, 13:19 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Covid Tanjungpinang 91,5%. Petugas beristirahat usai membawa pasien Covid-19.
Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Covid Tanjungpinang 91,5%. Petugas beristirahat usai membawa pasien Covid-19.

IHRAM.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat jumlah tempat tidur yang digunakan pasien yang terinfeksi virus itu mencapai 91,57 persen dari total 169 unit. "Sebanyak 91,59 persen dari 169 unit tempat tidur sudah digunakan untuk pasien. Ini mendapat perhatian dari kami," kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Lamidi, Rabu (7/7).

 

Terkait

Ia mengatakan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat mencapai 95 orang. Pasien yang menjalani karantina terpadu sebanyak 1.104 orang.

Baca Juga

Ia menyebut di Tanjungpinang terdapat tiga rumah sakit, yakni Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri), Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang, dan Rumah Sakit Angkatan Laut dr Midiyato Suratani.

Keterpakaian tempat tidur di RSUP Kepri mencapai 88,64 persen, RSUD Tanjungpinang 76,47 persen, dan RSAL 43,48 persen. "Pasien yang melakukan isolasi mandiri mencapai 990 orang, sedangkan karantina terpadu 114 orang," ujar Lamidi yang juga Pelaksana Harian Sekda Kepri itu.

Ia mengemukakan jumlah pasien Covid-19 di Tanjungpinang bertambah 146 orang sehingga menjadi 5.409 orang. Jumlah pasien yang sembuh bertambah 61 orang sehingga menjadi 4.075 orang.

Pasien meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah tujuh orang sehingga menjadi 135 orang. Total kasus aktif Covid-19 di Tanjungpinang 1.199 orang.

"Jumlah pasien Covid-19 di Tanjungpinang tertinggi kedua setelah Batam," ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak ke luar rumah untuk hal-hal yang tidak penting. Dalam beraktivitas, kata dia, setiap orang wajib mengenakan masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan diri.

"Angka kasus aktif Covid-19 terus mengalami peningkatan di Tanjungpinang maupun enam kabupaten dan kota di Kepri. Kami berharap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini