Arab Saudi Luncurkan Gelang Pintar untuk Haji Tahun Ini

Sabtu , 17 Jul 2021, 08:52 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Arab Saudi Luncurkan Gelang Pintar untuk Haji Tahun Ini. Foto ilustrasi: Seorang jamaah mengunakan gelang haji, di pelataran Masjid Nabawi, Kamis (18/7). Setiap jamaah haji Indonesia wajib menggunakan gelang identitas ini selama berada di Tanah Suci pada musim haji yang di dalamnya terdapat beragam informasi dan data diri jamaah.
Arab Saudi Luncurkan Gelang Pintar untuk Haji Tahun Ini. Foto ilustrasi: Seorang jamaah mengunakan gelang haji, di pelataran Masjid Nabawi, Kamis (18/7). Setiap jamaah haji Indonesia wajib menggunakan gelang identitas ini selama berada di Tanah Suci pada musim haji yang di dalamnya terdapat beragam informasi dan data diri jamaah.

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi meluncurkan proyek “Gelang Pintar untuk Peziarah”. Gelang ini disebut akan memberikan layanan teknis lanjutan untuk musim haji tahun ini.

 

Terkait

Lima ribu gelang akan dibagikan kepada jamaah haji. Mereka akan mendapatkan manfaat dari layanan utama, yang mencakup informasi lengkap tentang kondisi kesehatan jamaah, kemungkinan paparan Covid-19, persentase oksigen darah, detak jantung, serta bantuan medis darurat atau keamanan.

Baca Juga

Dilansir di Asharq Al-Awsat, Sabtu (17/7), layanan tersebut diluncurkan oleh Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) dan Program Layanan Doyof al-Rahman, bekerja sama dengan STC Group.

Mereka berupaya mengadopsi konsep data dan Internet, serta menampilkan implementasi tahapan terintegrasi.  Otoritas berwenang berusaha mengembangkan model bisnis dan sistem operasional dan teknis, dalam pengalaman kualitatif untuk melayani perjalanan peziarah religius.

Kepala SDAIA, Dr. Abdullah Al-Ghamdi, menggarisbawahi pentingnya layanan baru dalam memberikan bantuan kepada para peziarah dan mencapai tujuan yang relevan dari Visi Saudi 2030.

"Otoritas memanfaatkan semua kemampuan teknis dan kompetensi nasionalnya untuk memberikan solusi inovatif terbaik berdasarkan data dan teknologi IoT untuk melayani peziarah dan mereka yang bekerja di sektor pemerintah dan swasta terkait," kata dia.

Direktur eksekutif program, Eng. Bassam bin Ghashian, mengatakan kerja sama tersebut merupakan buah dari dukungan tak terbatas kepemimpinan untuk semua sektor. Tujuannya, untuk meningkatkan pengalaman para peziarah, serta peningkatan layanan yang diberikan dalam perjalanan ke Dua Masjid Suci dan tempat-tempat suci.

CEO STC menekankan melayani para peziarah dengan solusi digital inovatif termasuk dalam tujuan dalam berkontribusi memperkaya pengalaman mereka dengan teknologi terbaru, sesuai dengan Visi 2030.

Ia menambahkan, kemitraan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama dengan SDAIA dan proyek-proyek kreatifnya untuk melayani negara melalui layanan digital berkualitas tinggi.  

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini