Senin 26 Jul 2021 20:15 WIB

Ditjen PHU Jalin Komunikasi dengan Kedubes Saudi Soal Umroh

Ditjen PHU tengah pelajari surat edaran soal umroh.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko
Ilustrasi Umroh. Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai
Ilustrasi Umroh. Republika/Thoudy Badai

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Dirjen PHU Kemenag) Khoirizi, membenarkan informasi soal otoritas Arab Saudi yang melarang masuknya jamaah calon umroh Indonesia secara langsung. Saudi mengizinkan kedatangan jamaah Indonesia dan delapan negara lain jika telah melakukan karantina 14 hari di negara ketiga.

Namun, Khoirizi menuturkan, otoritas Saudi belum bersurat secara resmi kepada pemerintah Indonesia. Saudi baru mengirim edaran yang diterima oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Jeddah.

Baca Juga

"(Informasi) itu betul. Kami baru menerima edaran dari Kementerian Saudi tentang umroh ini. (Diterima) tanggal 25 (Juli) kemarin. Jadi sedang kami pelajari. (Surat edaran) itu pun baru sampai di perwakilan kita. Belum sampai ke Jakarta," kata dia kepada Republika.co.id, Senin (26/7).

Dalam kondisi ini, Khoirizi mengatakan telah meminta pihak Konjen RI untuk segera menemui deputi umroh Kementerian Haji dan Umroh Saudi. Selain itu, Ditjen PHU Kemenag juga sedang berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta sebagai langkah diplomasi sebelum mengambil kebijakan selanjutnya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement