Sarah Gamal, Wasit Perempuan Berhijab Pertama di Olimpiade

Selasa , 27 Jul 2021, 05:01 WIB Reporter :Anggoro Pramudya/ Redaktur : Muhammad Subarkah
Sarah gamal, wasit pertama di Olimpiade yang berhijab.
Sarah gamal, wasit pertama di Olimpiade yang berhijab.

IHRAM.CO.ID,  TOKYO -- Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Sarah Gamal bisa memimpin pertandingan basket 3x3 pada hajatan multi event terakbar dunia Olimpiade Tokyo 2020. Hebatnya lagi, Gamal jadi hakim lapangan berhijab pertama yang ambil bagian dalam sejarah panjang Olimpiade.

 

Terkait

"Syukurlah, banyak wasit wanita berhijab yang ragu apakah akan melanjutkan karier mereka sekarang diyakinkan," kata Gamal menjelaskan dikutip ABC News, Senin (26/7).

 

Bola basket tak hanya milik kaum adam saja, olah bola tangan nyatanya juga mampu menyirap para wanita untuk terlibat langsung di dalamnya.

 

Dalam perjalanannya, Sarah Gamal merupakan sosok revolusioner untuk deretan kaum hawa (muslimah). Dirinya memperjuangkan hak agar Federasi Bola Basket Dunia (FIBA) menghapus aturan tutup kepala (hijab).

 

Di masa lalu, Gamal menyebut banyak koleganya mengira mereka tidak akan pernah bisa memimpin pertandingan internasional dengan tutup kepala yang dikenakan. Batasan untuk mereka sekadar mengawasi pertandingan domestik.

 

"Tapi sekarang saya senang telah berperan dalam membuat perbedaan. Wasit sekarang memiliki setiap alasan untuk percaya bahwa mereka dapat membawa karier mereka ke tingkat internasional," sambung wanita 32 tahun.

 

Waktu berjalan, kini wanita asal Mesir menikmati apa yang ia perjuangkan ketika akhirnya FIBA melunak dan mengabulkan permintaan Gamal.

 

Wanita yang telah merintis sebagai wasit sejak usia 15 tahun saat ini tengah bersiap memimpin pertandingan bola basket 3x3 putra dan putri di Olimpiade Tokyo 2020. Dirinya juga bakal masuk buku sejarah hajatan empat tahunan sekali sebagai satu-satunya wasit Afrika dan Arab di kontes basket 3x3.

 

"Target saya di Olimpiade sama dengan 12 wasit lainnya di 3-on-3, kami semua berharap dapat memproyeksikan citra yang baik untuk wasit pada penampilan Olimpiade pertama turnamen itu. Pada tingkat pribadi, saya mewakili Arab-Afrika dan ingin tampil dalam bentuk terbaik," kata Gamal.

 

Pertandingan bola basket versi 3x3 dimainkan di setengah lapangan dengan satu keranjang. Tim pertama yang mencapai 21 poin memenangkan permainan, tetapi jika tidak ada yang mencapai angka itu setelah 10 menit, tim yang unggul dinyatakan sebagai pemenang.

Turnamen putra dan putri masing-masing terdiri dari delapan tim dan dimainkan dalam format round-robinSarah gamal

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini