Malaysia Perjuangkan Ruang Pasar Halal Lebih Besar di Korsel

Rabu , 28 Jul 2021, 07:55 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Esthi Maharani
 Rumah makan halal di Korea Selatan.
Rumah makan halal di Korea Selatan.

IHRAM.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Halal Development Corporation Bhd (HDC) berpartisipasi dalam pameran makanan Seoul Food & Hotel (SFH 2021) di Seoul, Korea Selatan. Acara ini disebut berjalan selama lima hari, dari 27 hingga 31 Juli 2021.

 

Terkait

Kehadiran perusahaan tersebut dalam kegiatan ini guna mempromosikan perdagangan halal, investasi dan pengetahuan antara Malaysia dan Korea Selatan. Kesempatan ini merupakan keikutsertaan HDC yang kedua, bekerja sama dengan Korea Trade-Investment Agency (KOTRA).

"SFH 2021 akan menjadi jalan yang sempurna untuk memperkenalkan platform demo produk virtual baru HDC, sekaligus terus memfasilitasi perdagangan dan investasi halal melalui virtual business-to-business (B2B)," kata perusahaan ini dalam sebuah pernyataan, dilansir di Bernama, Rabu (28/7).

Salah satu rencana pengembangan HDC pada tahun 2021 adalah pembentukan Halal Integrated Platform (HIP). HIP merupakan program daring satu atap yang membantu perusahaan mengembangkan bisnis mereka, menghubungkan perusahaan dengan pemangku kepentingan industri lainnya dalam ekosistem halal di seluruh dunia.

HIP juga menawarkan 'Digital Augmented Showcase of Halal Malaysia' (DASH), sebuah aplikasi yang menghadirkan kombinasi kemampuan realitas berimbuh (augmented reality), melalui presentasi produk dan layanan halal Malaysia yang diaktifkan secara 3D.

Mengingat pembatasan perjalanan lintas batas masih diberlakukan di seluruh dunia, DASH menyediakan platform virtual yang layak bagi penjual. Tujuannya, agar mereka bisa secara kreatif menampilkan dan menjual produk kepada pembeli potensial di seluruh dunia, tanpa perlu kehadiran fisik apa pun.

"Lima puluh empat eksportir halal Malaysia sejauh ini telah mengintegrasikan produk mereka ke dalam DASH. Produk mereka akan segera mendapatkan lebih banyak eksposur, baik melalui hibrida atau partisipasi fisik dalam acara promosi perdagangan yang diselenggarakan oleh HDC atau rekan-rekan kami," kata Kepala Eksekutif HDC, Hairol Ariffien Sahari.

Dengan mengutamakan partisipasi digital melalui DASH, realitas virtual dan layar digital interaktif, HDC berharap 250 produk yang saat ini terdaftar dalam platform berkemampuan 3D ini akan diakses oleh berbagai bisnis global yang berpartisipasi dalam pameran dagang regional utama, termasuk World Expo 2020 Dubai mendatang.

Area fokus lain untuk HDC selama misi halal Korea minggu depan adalah seri B2B Virtualnya. HDC melalui Departemen Kerjasama Internasional sejauh ini telah melakukan dua pertemuan virtual business-to-business (B2B) untuk perusahaan Malaysia.

Dua pertemuan bisnis terakhir dilakukan sepenuhnya virtual melalui platform daring, antara eksportir Malaysia yang terdaftar di DASH dan pembeli asing dari beberapa provinsi di Korea dan China. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan posisi produk halal Malaysia, terutama di pasar Asia Timur.

Tanggapan positif dan umpan balik konklusif diterima. Salah satunya dengan harapan perkiraan penjualan potensial 10 juta ringgit Malaysia atau Rp 34,2 miliar.

HDC juga disebut akan menampilkan Lembaga Pelatihan Halal, Konsultasi & Penasihat Halal dan mempromosikan Taman Halal. Tak hanya itu, mereka juga akan menginformasikan perihal kegiatan Konferensi Bisnis Halal Dunia 2021 yang akan datang.

SFH adalah pameran makanan dan minuman internasional terbesar di Korea Selatan, sekaligus pameran industri makanan terbesar keempat di Asia. Acara ini menyatukan lebih dari 1.550 peserta pameran yang memenuhi syarat dan mendatangkan 50.335 pengunjung dari 40 negara setiap tahunnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini