Turis Sudah Vaksinasi Penuh Bisa Masuk Saudi tanpa Karantina

Jumat , 30 Jul 2021, 06:33 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
Vaksinator bersiap menyuntik vaksinasi Covid-19 Pfizer di Arab Saudi.
Vaksinator bersiap menyuntik vaksinasi Covid-19 Pfizer di Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, RIYADH – Kementerian Pariwisata Arab Saudi pada Kamis mengumumkan wisatawan yang sudah divaksin penuh dapat memasuki Saudi tanpa perlu karantina asalkan sertifikat vaksinasi ditunjukkan. Wisatawan dari berbagai negara akan diizinkan masuk selama memenuhi kriteria mulai 1 Agustus nanti.

 

Terkait

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan mengatakan turis yang sudah divaksin lengkap adalah mereka yang menerima dua dosis vaksin yang disetujui di Saudi, yaitu Pfizer, AstraZeneca, atau Moderna.

Selain itu, turis juga diharuskan untuk mendaftarkan data mereka terkait dengan dosis vaksin di portal elektronik khusus baru. Data mereka juga akan terekam melalui aplikasi Tawakkalna dan harus ditunjukkan saat memasuki tempat-tempat umum.

“Kami menyambut wisatawan lagi dan kami sangat senang menerima tamu Saudi setelah adanya jeda karena dampak pandemi virus korona,” kata Menteri Pariwisata Ahmed al-Khatib, dilansir Arab News, Jumat (30/7).

Al-Khatib menjelaskan selama waktu jeda, pihaknya berfokus pada upaya yang dilakukan bersama dengan mitra di semua sektor untuk mempersiapkan pariwisata yang aman. Sehingga saat Saudi sudah bisa dikunjungi oleh para turis, mereka bisa menjelajahi tempat wisata, situs penting, menikmati pengalaman wisata unik, dan belajar tentang budaya Saudi.

Arab Saudi mengumumkan 12 kematian baru akibat Covid-19 dan 1.289 infeksi baru pada Kamis. Dari kasus baru, 260 tercatat di Makkah, 253 di Riyadh, 220 di Provinsi Timur, 100 di Jazan, 76 di Asir, 73 di Hail, 63 di Madinah, 42 di Tabuk, 41 di Najran, 30 di Perbatasan Utara, 23 di Al-Baha, dan 11 di Al-Jouf.

Jumlah total pasien yang sembuh meningkat menjadi 503.827 setelah 1.299 lebih banyak pasien pulih dari virus. Lebih dari 26 juta dosis vaksin virus korona telah diberikan hingga saat ini

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini