Arab Saudi Izinkan Turis Lengkap Vaksinasi tanpa Karantina

Sabtu , 31 Jul 2021, 01:55 WIB Reporter :Dea Alvi Soraya/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Arab Saudi izinkan tiga vaksin bebas karantina Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna. Ilustrasi Bandara Jeddah Arab Saudi
Arab Saudi izinkan tiga vaksin bebas karantina Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna. Ilustrasi Bandara Jeddah Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH—Wisatawan yang telah divaksinasi lengkap dapat masuk Arab Saudi tanpa perlu menjalani isolasi atau karantina institusional, kata Kementerian Pariwisata Arab Saudi, Kamis (29/7). 

 

Terkait

Ketentuan ini berlaku bagi seluruh pelancong dari berbagai negara mulai 1 Agustus mendatang.

Baca Juga

Sebuah pernyataan mengatakan, mereka yang diimunisasi lengkap adalah mereka yang telah menerima dua dosis vaksin yang disetujui di Kerajaan, yaitu Pfizer, AstraZeneca atau Moderna. 

Pelancong juga diharuskan mengirim data diri mereka ke portal elektronik untuk menverifiakasi kelengkapan vaksinasi, data mereka akan tersimpan dalam aplikasi ‘Tawakkalna’, harus ditunjukkan untuk memasuki tempat-tempat di Kerajaan.

Sedangkan bagi yang ingin mendapatkan visa turis, dapat mengajukan melalui website “Spirit of Saudi”, visitsaudi.com. “Kami menyambut wisatawan lagi, dan kami sangat senang menerima tamu Kerajaan lagi setelah jeda karena dampak pandemi virus corona,” kata Menteri Pariwisata, Ahmed Al Khatib, yang dikutip di Arab News, Jumat (30/7).

“Kami memfokuskan upaya kami selama waktu henti pada kerja sama yang erat dengan mitra kami di semua sektor untuk memastikan pengembalian yang aman di mana pengunjung ke Kerajaan menikmati menjelajahi harta wisata, tujuan dan landmark penting, menikmati pengalaman wisata yang unik, dan belajar tentang budaya kerajaan. kemurahan hati dan keramahan yang menjadi ciri masyarakat Saudi,” tambahnya.

Arab Saudi pertama kali membuka pintunya untuk turis asing pada September 2019. Dalam enam bulan pertama, telah mengeluarkan sekitar 400 ribu visa sebelum penangguhan perjalanan dan penutupan pelabuhan dan perbatasan setelah pandemi Covid-19.

 

Sumber: arabnews 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini