Masjid Agung Dakar Mirip Monumen Sultan Muhammad V Maroko

Selasa , 03 Aug 2021, 04:30 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Masjid Agung Dakar, Senegal
Masjid Agung Dakar, Senegal

IHRAM.CO.ID, JAKARTA --  Grande Mosque de Dakar (Masjid Agung Dakar), lokasinya terletak di jantung ibu kota Senegal. Pembangunan Masjid Agung Dakar berlangsung berkat kerja sama pemerintah setempat dengan Kerajaan Maroko.

 

Terkait

Tim arsiteknya berisi para ahli dari Prancis dan Maroko. Sejak 1964, tempat ibadah itu telah dibuka untuk umum. Rancang bangunnya mirip dengan Monumen Sultan Muhammad V, yang berdiri di Kasablanka, Maroko.

Baca Juga

photo

Masjid Agung Dakar, Senegal - (Anadolu Agency)

Salah satu elemen Masjid Agung Dakar yang menandakan arsitektur tradisional Maroko adalah menara setinggi 67 meter. Bentuknya cukup besar, mirip kubu sebuah benteng yang terdiri atas delapan lantai. Permukaan dinding luarnya menampilkan corak geometris yang menyerupai anyaman simetris nan indah. Bagian paling atas pada menara ini berukuran lebih kecil. Pada puncaknya, terdapat kubah setengah lingkaran berwarna biru tua.

Bangunan Masjid Agung Dakar didominasi warna putih. Pada pintu-pintu masuknya, pengunjung dapat melihat guratan pola-pola yang meniru bentuk tanaman meram bat. Setiap pintu terbuat dari marmer yang berwarna hijau tua. Wujudnya menyerupai lembaran daun. Di sekeliling setiap pintu, kaligrafi ayat-ayat suci Alquran menjadi penghias.

photo

Ruang Sholat, Masjid Agung Dakar, Senegal - (Anadolu Agency)

Bagian atap Masjid Agung Dakar tam pak meniru gaya arsitektur Moor yang pada umumnya dapat ditemui di Spanyol (An dalusia) dan Afrika utara. Keseluruhan atap mas jid ini terdapat di atas setiap sisi tembok yang mengelilingi ruangan utama tempat para jamaah melaksanakan shalat. Warna hijau tua yang melapisinya tampak serasi dengan warna dinding yang putih.

Ada dua lapangan besar yang terdapat di tengah bangun an utama Mas jid Agung Dakar. Di tengah-tengahnya, terpasang sebuah kolam air mancur yang berukuran sedang. Lanskap lapangan ini berlantaikan marmer. Tampaknya, ini membuat masjid tersebut mirip dengan mausoleum Raja Muhammad V di Maoroko.