Di Mana Kepala Sayyidina Husein Dimakamkan?

Rabu , 04 Aug 2021, 15:02 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Muhammad Hafil
Di Mana Kepala Sayyidina Husein Dimakamkan?. Foto: Karbala
Di Mana Kepala Sayyidina Husein Dimakamkan?. Foto: Karbala

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Sayyidina Husein bin Ali wafat pada tahun 61 Hijriyah di saat tragedi besar menimpa umat Islam. Lantas, di mana lokasi makam Husein?

 

Terkait

Ibnu Katsir melalui kitab al-Bidayah wa al-Nihayah memberi penjelasan tersendiri mengenai hal itu. Di kalangan ahli sejarah dan biografi sendiri telah jamak diketahui bahwa kepala Husein dikirim oleh Ibnu Ziyad kepada Yazid bin Muawiyah.

Baca Juga

Namun beberapa orang menyangkalnya. Sebagian kalangan berbeda pendapat tentang tempat di mana kepala Husein dikubur. Muhammad bin Saad meriwayatkan, bahwa Yazid mengirim kepala Husein kepada Amr bin Said, gubernur Madinah saat itu, dan menguburkannya bersama ibunya di Al-Baqi.

Ibnu Abi Al-Dunya juga meriwayatkan dari Utsman bin Abdurrahman, dari Muhammad bin Umar bin Saleh, meski riwayat ini lemah. Dalam riwayat ini disebutkan bahwa kepala Husein ada pada Yazid bin Muawiyah sampai dia kemudian wafat.

Setelah itu, kepala Husein diambil lalu dikafani, untuk dimakamkan di dalam Bab Al-Faradis di kota Damaskus. "Lokasinya diketahui hari ini di Masjid Al-Ra's, di dalam Bab Al-Faradis II," demikian penjelasan Ibnu Katsir.

Kelompok Fatimiyah mengeklaim bahwa kepala Husein dibawa ke Mesir lalu dikuburkan di sana. Setelah itu, mereka mendirikan sebuah petilasan terkenal di atas makam tersebut, yang disebut Taj Al-Husein setelah tahun 500.

Namun sejumlah ulama menyatakan klaim ini sama sekali tidak benar dan berpendapat kelompok tersebut sengaja merekayasa informasi demikian agar bisa menyebarluaskan kebathilan mereka, yaitu klaim bahwa mereka memiliki nasab yang mulia. Padahal itu bohong dan mereka bukan satu-satunya kelompok yang suka menyebarluaskan kebohongan seperti ini.

Biasanya modus mereka adalah dengan membawa kepala seseorang lalu meletakkannya di sebuah masjid, kemudian mereka katakan bahwa itu adalah kepala al-Husain sehingga hal itu tersebar luas dan diyakini kebenarannya oleh kalangan mereka.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini