Jabar Provinsi dengan Kasus Aktif Tertinggi

Ahad , 22 Aug 2021, 05:45 WIB Reporter :Dessy Suciati Saputri/ Redaktur : Muhammad Hafil
Jabar Jadi Provinsi dengan Kasus Aktif Tertinggi. Foto:   Virus Covid-19 (ilustrasi)
Jabar Jadi Provinsi dengan Kasus Aktif Tertinggi. Foto: Virus Covid-19 (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Jumlah penambahan kasus aktif harian kini tercatat semakin menunjukan penurunan. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan angka kasus aktif pada Sabtu (21/8) mengalami penurunan hingga mencapai 7.628 kasus.

 

Terkait

Sehingga kini tersisa sebanyak 319.658 pasien yang masih mendapatkan perawatan. Dari data Satgas per 21 Agustus, Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus aktif tertinggi yang mencapai sebanyak 51.837.

Baca Juga

Kemudian disusul oleh Jawa Tengah dengan 28.949 kasus aktif. Di posisi ketiga yakni Sumatera Utara yang memiliki 27.410 kasus aktif, Jawa Timur memiliki 24.416 kasus aktif, dan DI Yogyakarta masih memiliki 18.506 kasus aktif.

Sementara itu, penambahan kasus positif pada hari ini sebanyak 16.744. Dengan penambahan ini, maka total kasus konfirmasi hingga hari ini telah mencapai 3.967.048. Sebanyak 200.250 spesimen dan 116.306 orang telah diperiksa pada hari ini. Sedangkan angka positivity rate orang harian mencapai 14,40 persen.

Satgas mencatat, Provinsi Jawa Timur menjadi kontributor tertinggi dalam penambahan kasus positif harian ini. Jatim mencatatkan penambahan kasus baru sebanyak 2.122, disusul Jawa Barat yang menambahkan 1.747, Jawa Tengah melaporkan 1.236 kasus, Sumatera Utara menambahkan 1.189 kasus, dan DI Yogyakarta melaporkan 930 kasus.

Sebanyak 23.011 kasus sembuh pun juga dilaporkan pada hari ini dan menjadikan total kasus sembuh mencapai 3.522.048. Sayangnya, angka kasus meninggal harian masih mencatatkan jumlah yang tinggi yang pada hari ini mencapai 1.361. Total kasus meninggal di Indonesia hingga hari ini pun telah menyentuh angka 125.342.

Dari penambahan kasus meninggal, Satgas melaporkan Jawa Barat menjadi penyumbang tertinggi yang menambahkan 343 kasus meninggal. Kemudian diikuti Jawa Tengah dengan 311 kasus meninggal, Jawa Timur melaporkan 213 kasus, Bali menambahkan 57 kasus, dan Riau melaporkan 43 kasus meninggal.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini