Senin 23 Aug 2021 23:30 WIB

Menkes: Pemerintah Siapkan Prokes Digital

Skenario untuk hidup berdampingan dengan virus covid-19 disiapkan pemerintah.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Agung Sasongko
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) melakukan scan barcode melalui aplikasi PeduliLindungi saat meninggalkan Mall Central Park, Jakarta Barat, Minggu (22/8/2021). Dalam kesempatan tersebut Budi Gunadi Sadikin mengunjungi pameran foto Bulan Kemerdekaan HUT-76 RI sekaligus meninjau sentra vaksinasi COVID-19 yang ada di pusat perbelanjaan itu.
Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) melakukan scan barcode melalui aplikasi PeduliLindungi saat meninggalkan Mall Central Park, Jakarta Barat, Minggu (22/8/2021). Dalam kesempatan tersebut Budi Gunadi Sadikin mengunjungi pameran foto Bulan Kemerdekaan HUT-76 RI sekaligus meninjau sentra vaksinasi COVID-19 yang ada di pusat perbelanjaan itu.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Skenario untuk hidup berdampingan dengan virus covid-19 disiapkan pemerintah. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan untuk bisa hidup berdampingan dengan virus covid-19 maka perlu ada protokol kesehatan yang lebih baik saat ini.

Salah satu caranya adalah penerapan protokol kesehatan digital. "Kami memakai aplikasi Peduli Lindungi secara nasional sebagai alat untuk menscreening masyarakat yang akan mengakses fasilitas publik," ujar Budi dalam konferensi pers, Senin (23/8).

Baca Juga

Budi menjelaskan aplikasi peduli lindungi akan memuat data vaksin dan juga riwayat testing yang sudah dilakukan oleh masyarakat. Syarat wajib vaksin itu berlaku untuk mengakses kegiatan dan fasilitas publik.

Namun Budi menjelaskan saat ini Kementerian Kesehatan masih melakukan pembahasan terkait teknis dan pengaplikasiannya. Melibatkan asosiasi dan organisasi masyarakat pemerintah berharap prokes digital ini bisa berjalan dengan baik.

Budi menjelaskan nantinya prokes ini akan dilaksanakan khususnya di sektor perdagangan baik retail, tradisional maupun modern. Selain itu juga akan diimplementasikan di sektor transportasi, industri maupun perkantoran.

"Juga di pariwisata, pertandingan sepak bola, konser musik, kuliner dan restoran," ujar Budi.

Selain itu, khususnya untuk sektor pendidikan dan perayaan hari keagamaan serta akses ke tempat ibadah juga akan diberlakukan screening melalui aplikasi Peduli Lindungi ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement