Rabu 22 Sep 2021 15:45 WIB

UII Gelar Independence Day Festival

Pandemi covid yang menimpa dunia ini merupakan contoh turbulensi.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Fakhruddin
UII Gelar Independence Day Festival. Kampus UII Yogyakarta.
Foto: Wahyu Suryana.
UII Gelar Independence Day Festival. Kampus UII Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar perlombaan nasional UII Independence Day Festival 2021. Agenda yang berisikan lomba menulis opini dan fotografi ini dilaksanakan secara daring dan berlangsung selama Agustus 2021.

Puncak penganugerahan juara lomba dihelat secara virtual melalui YouTube UII pada 17 September 2021. Mengusung tema Resiliensi di Tengah Turbulensi, acara diikuti oleh 909 karya, terdiri dari 505 karya fotografi dan 404 karya opini.

Rektor UII, Prof Fathul Wahid mengatakan, resiliensi jadi kemampuan beradaptasi dan tetap teguh dalam situasi yang sulit di tengah pandemi. Situasi ini bermula dari turbulensi ketika elemen dalam sistem bergerak dalam kecepatan tidak sama.

Ia menekankan, saat itulah akan muncul satu ketidakteraturan yang tinggi. Dalam konteks sosial, sebagai akibatnya akan muncul keresahan dan perasaan yang tidak nyaman lain. Pandemi covid yang menimpa dunia ini merupakan contoh turbulensi.

Untuk itu, Fathul menilai, dibutuhkan strategi yang jitu, kemampuan pengambilan keputusan, pola pikir di luar normal, ruang toleransi, dan manajemen ekspektasi kolektif. Sehingga, terbentuk sistem yang mampu beradaptasi hadapi tantangan.

Fathul berpendapat, perlombaan ini tidak cuma menggambarkan pandemi sebagai sebuah musibah yang perlu dimitigasi. Tapi, juga dapat dimaknai sebagai suatu berkah tersamar yang perlu pula disyukuri, tentu saja dengan beragam inovasi.

"Semua karya yang dikirimkan telah mencoba menarasikan atau memvisualisasikan tema resiliensi di tengah turbulensi. Sebab, hanya dengan demikian, Indonesia tetap tangguh dan siap untuk bertumbuh," kata Fathul, Rabu (22/9).

Penilaian lomba ini dilakukan dengan metode blind review pakar-pakar di bidang. Antara lain Redaktur Pelaksana Harian Republika, Subroto Kardjo, Wakil Redaktur Pelaksana Harian Kompas, Andreas Maryoto dan pakar komunikasi UII, Dr Masduki.

Sedangkan, dewan juri kompetisi fotografi antara lain Pewarta Foto Perum LKBN Antara, Wahyu Putro, Pewarta Foto Harian Kompas, Ferganata Indra Riatmoko dan Kepala Bidang Humas UII, Ratna Permata Sari. Tiga juara dipilih tiap kategori.

Juara pertama untuk kompetisi menulis opini dimenangkan oleh Hanna Ashfia dari Universitas Indonesia. Sedangkan, juara pertama kompetisi fotografi dimenangkan Mochammad Adnan Kasogi dari Universitas Internasional Semen Indonesia.

Kepala Bidang Humas UII, Ratna Permata Sari menambahkan, agenda ini digelar untuk memicu kreativitas anak muda. Terutama, bagi siswa SMA sederajat dan mahasiswa semua jenjang dari seluruh wilayah Indonesia selama masa pandemi.

"Sebagai bentuk penghargaan, karya pemenang lomba menulis opini dan fotografi beserta 10 karya terbaik juga akan dibukukan," ujar Ratna. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement