Dahulu, Keluarga Penguasa Eropa Belajar di Cordoba

Jumat , 24 Sep 2021, 03:48 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Agung Sasongko
Andalusia ISpanyol) di masa Dinasti Umayah.
Andalusia ISpanyol) di masa Dinasti Umayah.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ada surat terkenal dari Raja Inggris saat itu kepada Hisyam Ibn Abdul Rahman yang merupakan penguasa Cordoba dari tahun 788 hingga 796 di Andalusia. Raja Inggris, dalam surat itu, meminta izin untuk putrinya dan anggota istananya untuk belajar di Universitas Cordoba.

 

Terkait

Universitas Cordoba kala itu paling maju di Barat, dan saingannya adalah Universitas Baghdad di Timur di bawah Pemerintahan Abbasiyah. Cordoba adalah pusat intelektual di Barat dan negara yang damai di mana putri Raja akan aman. Surat itu pun disetujui.

Baca Juga

Pemerintahan dan peradaban Muslim yang paling maju dan makmur di Spanyol Muslim sangat kontras dengan Eropa Kristen yang saat itu sedang melewati zaman kegelapan sejarahnya. Orang-orang Eropa terus-menerus berselisih satu sama lain dan berperang tanpa akhir. Mereka hidup dalam kondisi yang paling tidak higienis dan menyedihkan.

Sudah menjadi kebiasaan bagi bangsawan dan keluarga penguasa di negara-negara Eropa untuk mengirim bangsa dan bangsawan mereka untuk mempelajari ilmu-ilmu modern seperti kimia, fisika, kedokteran, sejarah, geografi, astronomi dan filsafat di Cordoba, Tolerado dan banyak Universitas Muslim lainnya di Andalusia.

"Seandainya saja umat Islam menaklukkan Paris juga. Karena jika mereka mau, maka akan menjadi seperti Cordoba. Selama 600 tahun kami bergantung pada Muslim untuk menerjemahkan Filsafat Yunani," kata Charles Marie Gustave Le Bon, seorang Psikolog Sosial Prancis.