PBB: Afghanistan dalam Risiko Bencana Kelaparan

Ahad , 26 Sep 2021, 21:22 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Agung Sasongko
Anggota Taliban duduk di depan mural yang menggambarkan seorang wanita di balik kawat berduri di Kabul, Afghanistan, Selasa, 21 September 2021.
Anggota Taliban duduk di depan mural yang menggambarkan seorang wanita di balik kawat berduri di Kabul, Afghanistan, Selasa, 21 September 2021.

IHRAM.CO.ID, NEW YORK -- Afghanistan mulai memasuki musim dingin. Situasi itu menyebabkan negara tersebut berisiko alami bencana kelaparan.

 

Terkait

Direktur Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) Natalia Kanem mengatakan situasi di Afghanistan mengerikan.

Baca Juga

“Tidak berlebihan untuk mengatakan setidaknya sepertiga dari populasi Afghanistan sekitar 33 juta dipengaruhi oleh kelaparan yang akan segera terjadi,” kata Kanem dalam sebuah wawancara dengan AFP, di New York.

Musim dingin mengganggu kemampuan untuk mengangkut pasokan ke daerah-daerah terpencil di negara pegunungan. Ini diperparah dengan pandemi virus korona yang akan membuat situasi semakin rumit.

“Ada banyak kecemasan tentang bagaimana kami akan memberikan perawatan kesehatan, dari mana makanan berikutnya akan datang,” ujar dia.

Dokter dari Panama memperingatkan perempuan akan menanggung beban berat. Saat ini pun, mereka sudah menderita. Afghanistan merupakan salah satu negara dengan angka kematian saat melahirkan tertinggi.