Senin 11 Oct 2021 03:30 WIB

Masjid Berusia 687 Tahun di Mesir Kembali Dibuka

Masjid Al-Tunbagha al-Madani Mesir dibuka untuk pengunjung.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Agung Sasongko
Masjid di Mesir (ilustrasi)
Foto: Ahramonline
Masjid di Mesir (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, KAIRO -- Setelah tiga tahun direstorasi, masjid Al-Tunbagha al-Madani Mesir dibuka untuk pengunjung. Pemulihan masjid bersejarah ini menghabiskan waktu hampir tiga tahun. 

Bangunan masjid mengalami beberapa masalah akibat erosi serta tingkat kelembaban yang tinggi dan akumulasi garam di dinding masjid. 

Baca Juga

Masjid Al-Tunbagha al-Madani Mesir dibuka untuk pengunjung. dibangun pada 1334 pada masa kepemimpinan Sultan Al Nasir Muhammad sebagai pusat kongregasional jamaah dan masjid lokal. 

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Purbakala bersama Kantor Kepresiden Mesir memulai proyek pemulihan tiang granit di Taman Saray al-Qubba. Proyek ini merupakan upaya Mesir untuk menjaga nilai sejarah dan arkeologis situs tersebut sekaligus merenovasi alun-alun Mesir untuk menonjolkan keindahan desain arsitektur mereka. 

Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mustafa Waziri mengatakan bahwa restoter dan arkeolog telah mulai bekerja sejak 29 September, untuk membersihkan kotoran dan kalsifikasi yang menumpuk di tiang karena erosi. Menurut Waziri, mereka juga akan melakukan pekerjaan penguatan dan konsolidasi yang diperlukan untuk memasang kembali tiang di tengah taman, untuk lebih menonjolkan nilai estetikanya.

Perlu dicatat bahwa tiang ini diukir dari granit merah muda selama Kerajaan Baru, antara abad ke-11 hingga ke-16 SM. Bentuknya silindris dengan mahkota pelepah palem yang terlipat ke luar. Tinggi tiang kira-kira 8 m, dan tinggi mahkota kira-kira 82 cm.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement