Yogya Gencarkan Kampanye Wisata Sehat

Senin , 11 Oct 2021, 16:31 WIB Reporter :Silvy Dian Setiawan/ Redaktur : Muhammad Hafil
Pengunjung anak-anak bersama pendamping berwisata di Gembira Loka (GL) Zoo, Yogyakarta, Senin (11/10). GL Zoo sudah menerima pengunjung anak-anak mulai Senin (11/10). Namun, syaratnya pendamping harus sudah vaksin Covid-19, mematuhi protokol kesehatan, dan lolos aplikasi peduli lindungi.
Pengunjung anak-anak bersama pendamping berwisata di Gembira Loka (GL) Zoo, Yogyakarta, Senin (11/10). GL Zoo sudah menerima pengunjung anak-anak mulai Senin (11/10). Namun, syaratnya pendamping harus sudah vaksin Covid-19, mematuhi protokol kesehatan, dan lolos aplikasi peduli lindungi.

IHRAM.CO.ID,YOGYAKARTA -- Upaya pemulihan pariwisata di masa uji coba pembukaan destinasi wisata saat ini di Kota Yogyakarta terus dilakukan. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menggencarkan kampanye aktivitas wisata sehat untuk memulihkan pariwisata.

 

Terkait

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengajak pelaku pariwisata untuk gencar melakukan kampanye ini. Terutama terkait kampanye protokol kesehatan dan kampanye Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE) di tempat-tempat wisata.

Baca Juga

"Tujuannya untuk memastikan keamanan wisatawan, selain itu agar perekonomian dan pariwisata di Kota Yogya tetap bergerak di tengah kondisi pandemi Covid-19," kata Heroe di Yogyakarta, Sabtu (9/10).

Heroe menyebut, keberhasilan penerapan protokol dan protokol CHSE di destinasi wisata menjadi daya tarik utama wisatawan untuk datang ke Kota Yogyakarta. Pasalnya, beberapa destinasi wisata di Kota Yogyakarta sudah melakukan uji coba pembukaan.

"Pelaku wisata dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam menyongsong kehadiran wisatawan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19," ujar Heroe.

Selain itu, katanya, tuntas vaksin bagi warga yang layak vaksin di Kota Yogyakarta pada 7 Oktober 2021 lalu juga sebagai upaya untuk memulihkan ekonomi dan pariwisata. Heroe berharap, capaian vaksinasi yang sudah di atas 100 persen menjadi modal bangkitnya aktivitas ekonomi dan pariwisata.

"14 kemantren (kecamatan) se-Kota Yogya telah mendeklarasikan bahwa vaksinasi telah mencapai 100 persen, atau seluruh warga Kota Yogya (yang layak vaksin) telah tervaksin," jelasnya.

Pihaknya juga terus memasifkan testing, tracing dan treatment (3T) dan gerakan disiplin protokol kesehatan di masyarakat. Bahkan, kata Heroe, seluruh wilayah di Kota Yogyakarta sudah ditetapkan sebagai kawasan wajib masker dan wajib vaksin.

"Seluruh wilayah Kota Yogya wajib masker dan wajib vaksin sampai dengan pandemi Covid-19 ini berakhir dan situasi kembali pulih, bangkit, seperti semula sedia kala," katanya.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini