Konferensi di Dubai Kaji Sejarah dan Keunikan Masjid

Kamis , 11 Nov 2021, 06:48 WIB Reporter :Andrian Saputra/ Redaktur : Agung Sasongko
Masjid hijau atau masjid ramah lingkungan pertama terletak di Hatta, Dubai, Uni Emirat Arab.
Masjid hijau atau masjid ramah lingkungan pertama terletak di Hatta, Dubai, Uni Emirat Arab.

IHRAM.CO.ID, DUBAI -- Sebuah konferensi internasional akan diadakan oleh Pusat Kebudayaan Dunia Raja Abdulaziz (Ithra). Konferensi itu akan menyoroti sejarah unik dan evolusi masjid. Acara tiga hari dimulai pada 23 November di Ithra, Dubai, Uni Emirat Arab.

 

Terkait

"Sejarah masjid sangat beragam, terutama jika dilihat dari kacamata seni dan arsitektur. Ini mencerminkan identitas dan budaya kita, dan layak untuk dipelajari, dilestarikan, dan disajikan untuk anak cucu,” kata direktur Ithra, Abdullah K. Al-Rashid seperti dilansir Iqna.ir pada Kamis (11/11). 

Baca Juga

Mulai dari arsitek, desainer, arkeolog, seniman, penulis, sejarawan hingga kurator akan berkumpul untuk mengeksplorasi kekayaan sejarah masjid melalui presentasi penelitian dan wawasan asli tentang benda-benda budaya terkait masjid serta tampilan berbagai item, dari arsitektur ornamen seperti kaligrafi dan ubin arab hingga furnitur masjid termasuk lampu, sajadah dan tempat Alquran.

Tujuan konferensi ini adalah untuk berbagi pengetahuan dan memperluas pemahaman masyarakat tentang makna historis dan fungsi masjid. Acara ini akan mengeksplorasi evolusi dan estetika masjid, keindahan dan fungsi benda-benda yang ditemukan di tempat ibadah serta pelestarian dan kebangkitan masjid.

Konferensi yang akan berlangsung tiga hari itu akan diadakan bersamaan dengan pameran berjudul  Shatr AlMasjid: The Art of Orientation, yang menyatukan koleksi karya seni Islam terbesar yang pernah ditampilkan di Kerajaan, termasuk beberapa karya yang berasal dari dua masjid suci. Makkah dan Madinah yang merupakan pinjaman dari Museum Nasional Riyadh.