Hilangkan Pikiran Buruk dengan Cara Ini

Senin , 22 Nov 2021, 17:42 WIB Reporter :Ratna Ajeng Tejomukti/ Redaktur : Muhammad Hafil
Hilangkan Pikiran Buruk dengan Cara Ini. Foto: Otak manusia (Ilustrasi)
Hilangkan Pikiran Buruk dengan Cara Ini. Foto: Otak manusia (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Dilansir di aboutislam.net, dosen senior dan sarjana Islam di Institut Islam Toronto , Ontario, Kanada, Syekh Ahmad Kutty menjelaskan cara menghilangkan pikiran buruk yang menyerang pikiran.

 

Terkait

"Cukup menghilangkannya dengan mencari perlindungan kepada Allah segera setelah pikiran tersebut muncul, dan tidak pernah berhenti untuk memikirkannya.

Baca Juga

Nabi mengajarkan umat-Nya bahwa tidak ada yang lebih dibenci setan selain melihat orang yang sedang shalat. Karena dia paling sulit menjauhkan pikiran seseorang dari doa dengan membisikkan pikiran-pikiran jahat.

Tapi jangan pernah putus asa dari rahmat Allah. Kita dapat melawan setan dengan mencari perlindungan di dalam Tuhan. Setiap kali pikiran seperti itu mengganggu pikiran, jauhkan dengan mengatakan, a`uzhu billaahi minasy-shaytaanir-rajim (Aku berlindung kepada Allah dari setan, yang terkutuk).

ISetan menggunakan segala macam tipu muslihat untuk membuat muslim berhenti berdoa. Menanamkan dalam pikiran rasa takut yang berlebihan terhadap hukuman Allah adalah salah satu dari tipu muslihat tersebut.

Seoramg muslim harus melawannya dengan mengingatkan diri akan rahmat-Nya yang tak terbatas. Allah SWT berfirman dalam aurat Az-Zumar ayat 53,

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah, \"Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Sumber:

https://aboutislam.net/counseling/ask-the-scholar/prayer/can-i-look-at-the-sky-while-praying/

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini