Wagub DKI Minta Warga Waspada Penularan Covid-19 Akhir Tahun

Rabu , 24 Nov 2021, 12:43 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Wagub DKI Minta Warga Waspada Penularan Covid-19 Akhir Tahun. Warga melintas di pelican cross di Jakarta, Ahad (21/11/2021).
Wagub DKI Minta Warga Waspada Penularan Covid-19 Akhir Tahun. Warga melintas di pelican cross di Jakarta, Ahad (21/11/2021).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga Ibu Kota lebih waspada terhadap potensi penularan Covid-19 saat libur akhir tahun. "Pengalaman dua tahun terakhir setiap ada libur selalu saja diikuti oleh peningkatan penyebaran penularan Covid-19," kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/11).

 

Terkait

Untuk itu, Riza mengimbau warga tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Ia juga mendukung rencana pemerintah pusat untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di seluruh Indonesia mulai 24 Desember 2021-2 Januari 2022.

Baca Juga

Peningkatan level PPKM itu bertujuan membatasi kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan massa dan berpotensi sebagai penularan Covid-19. "Kami hormati dan hargai dan akan mendukung kebijakan PPKM level tiga nanti di akhir tahun," kata Riza.

Riza juga mengharapkan kegiatan masyarakat yang selama ini sudah dilonggarkan, menyesuaikan kembali dengan ketentuan PPKM level tiga pada akhir tahun. "Mudah-mudahan di unit kegiatan bisa menyesuaikan sesuai aturan dan ketentuan yang ada. Harapan kami tidak ada gelombang tiga di akhir tahun," ucapnya.

Saat ini, PPKM di Jakarta berstatus level satu dengan penyesuaian kegiatan masyarakat sebesar 75 hingga 100 persen. Selama sepekan terakhir pada 15-21 November 2021, Pemprov DKI mencatat jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 657 kasus atau 0,6 persen dari total 102.195 tes usap berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR).

Sementara itu, persentase okupansi tempat tidur isolasi pada 140 rumah sakit rujukan Covid-19 hingga 21 November 2021 mencapai 185 tempat tidur atau empat persen dari total 4.256 tempat tidur. Sedangkan okupansi ruang unit perawatan insentif (ICU) mencapai 42 tempat tidur atau enam persen dari total 675 tempat tidur.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini