Kamis 09 Dec 2021 20:56 WIB

Sleman Raih Natamukti Nindya Ganapravara

Pencapaian yang besar dan bisa terwujud dari kerja sama yang apik.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Fakhruddin
Sleman Raih Natamukti Nindya Ganapravara. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.
Foto: @KustiniKSP
Sleman Raih Natamukti Nindya Ganapravara. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Kabupaten Sleman meraih Natamukti Nindya Ganapravara 2021. Sleman satu-satunya kabupaten Indonesia yang meraih penghargaan bergengsi dari International Council for Small Business (ICSB) bekerja sama Kementerian Koperasi dan UKM.

Pada pemberian penghargaan yang diselenggarakan secara daring, Kabupaten Sleman dinilai telah berhasil mempertahankan prestasi. Terutama, dalam mengembangkan UMKM lewat sekolah-sekolah pasar bagi pelaku-pelaku usaha mikro pasar rakyat.

Baca Juga

Melalui sebuah inkubator kewirausahaan yang sangat inovatif dengan melibatkan influencer, komersial maupun potensial serta pelaku usaha muda sukses. Bupati Sleman, Kustini Purnomo, mengungkapkan apresiasinya atas penghargaan tersebut.

Menurut Kustini, penghargaan itu merupakan buah dari kerja sama seluruh pihak dan pelaku UMKM di Sleman dalam mengembangkan program yang telah direncanakan. Ia menilai, pencapaian yang besar dan bisa terwujud dari kerja sama yang apik.

"Baik pemerintah dan pelaku UMKM sendiri. Tanpa adanya kerja sama dan semangat maju bersama, penghargaan ini tidak mungkin bisa diraih," kata Kustini, Kamis (9/12).

Natamukti Nindya Ganapravara itu sendiri merupakan penghargaan yang diberikan ke kota atau kabupaten yang jadi pemenang Natamukti tahun sebelumnya dan berhasil mempertahankan kinerjanya. Pencapaian ini mengulang kesuksesan tahun sebelumnya.

Yang mana, Kabupaten Sleman juga dinobatkan sebagai satu-satunya kabupaten yang berhasil menyabet Natamukti Nindya Ganapravara 2020. Terpilihnya Sleman, lanjut Kustini, lantaran UMKM di Sleman sudah berhasil memaksimalkan peran-peran.

Dari pelaku usaha, komunitas usaha, keterlibatan pemerintah dalam pembinaan, keterlibatan akademis membantu mempertajam peningkatan mutu dan keterlibatan pemuda serta media. Khususnya, selama pandemi, Sleman tidak berpangku tangan.

Semuanya kita terjun langsung dalam membantu UMKM agar semakin kreatif dan memanfaatkan digitalisasi. Serta, nilai-nilai utama yang selalu ditekankan kepada pelaku wirausaha sebagai satu mutu produk yang harus selalu dijaga.

Terkait itu, Kustini turut mendorong agar produk UMKM tidak hanya bisa bersaing secara daring, tapi juga luring. Salah satunya dengan memasarkan produk-produk UMKM melalui ratusan gerai toko modern yang sudah tersedia di Kabupaten Sleman.

Salah satu kerja sama dengan ratusan gerai Indomaret menampung ratusan produk UMKM lokal Sleman. Selain itu, ada Gedung Dekranasda sebagai ruang pamer produk. Ke depan, Kustini mendorong pemerintah desa bisa berkreasi mengembangkan UMKM.

"Bisa dengan membangun ruang pamer atau kegiatan-kegiatan melibatkan UMKM yang skalanya luas," ujar Kustini. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement