Senin 21 Mar 2022 20:17 WIB

16 Pasien Jalani Operasi Katarak Gratis di RSUD Tidar Magelang

Kebutaan akibat katarak merupakan kebutaan yang dapat disembuhkan melalui operasi.

16 Pasien Jalani Operasi Katarak Gratis di RSUD Tidar Magelang (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Jessica Helena Wuysang
16 Pasien Jalani Operasi Katarak Gratis di RSUD Tidar Magelang (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,MAGELANG -- Sebanyak 16 pasien menjalani operasi katarak gratis di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Magelang, Jawa Tengah, dalam menyambut Hari Jadi Ke-1.116 Kota Magelang.

Ketua Panitia Kegiatan dr. Dwidjo Pratiknjo mengatakan para dokter spesialis perawatan mata Kota Magelang menggelar bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat Kota Magelang yang tidak memiliki BPJSKesehatan maupun asuransi lainnya.

Baca Juga

Dwidjo menyampaikan tujuan bakti sosial ini untuk mengurangi angka kebutaan akibat katarak di wilayah Kota Magelang. Sebagai informasi, sebesar 77,7 persen kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak atau kekeruhan lensa mata.

Katarak merupakan proses degeneratif yang sangat dipengaruhi umur. Adapun prevalensi kebutaan akibat katarak pada penduduk umur 50 tahun ke atas di Indonesia sebesar 1,9 persen.

Menurut dia, kebutaan akibat katarak merupakan kebutaan yang dapat disembuhkan melalui operasi. Namun besarnya proporsi kebutaan akibat katarak menunjukkan masih banyaknya penderita katarak yang belum dioperasi.

Kemudian, keterbatasan biaya karena sosial ekonomi yang rendah seringkali menjadi kendala bagi masyarakat untuk berobat dalam menanggulangi masalah gangguan penglihatan yang dialami. "Oleh karena itu, sasaran pasien bakti sosial operasi katarak ini adalah warga Kota Magelang dan tidak memiliki BPJSKesehatan maupun asuransi lainnya," katanya.

Bakti sosial dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 mulai dari tahap seleksi pemeriksaan pasien, pelaksanaan operasi katarak hingga evaluasi pasien. Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz menyampaikan apresiasi tinggi kepada segenap partisipan, donatur, instansi dan para panitia yang sukarela bekerja guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan penglihatan yang baik.

"Terima kasih kepada para dokter, tenaga medis, sukarelawan, yang menggelar kegiatan ini dengan sukses dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, utamanya bagi para penderita katarak," katanya.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement